DUNIA
2 menit membaca
Norwegia dan ASEAN luncurkan kemitraan ekonomi biru di Jakarta
Peluncuran program menandai dimulainya serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mempererat kemitraan antara Norwegia dan ASEAN dalam mendorong pembangunan ekonomi biru yang lebih inovatif, inklusif, dan ramah lingkungan.
Norwegia dan ASEAN luncurkan kemitraan ekonomi biru di Jakarta
Acara peluncuran tersebut dilanjutkan dengan Lokakarya Regional ASEAN tentang Budidaya Perairan dan Perikanan Berkelanjutan. / Dok. CSEAS

Pemerintah Norwegia bersama ASEAN resmi memulai program kerja sama bertajuk Norway–ASEAN Collaboration on Development of Blue Economy in ASEAN dalam sebuah peluncuran di Jakarta, pada Senin (9/6). Inisiatif tersebut mencakup penyelenggaraan lokakarya regional ASEAN yang berfokus pada penguatan kapasitas sektor akuakultur dan perikanan berkelanjutan.

Program yang akan berlangsung selama dua tahun, dari 2025 hingga 2027, itu dijalankan oleh Norwegian Institute for Water Research (NIVA) bersama Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Indonesia.

Melalui proyek tersebut, kedua pihak berupaya meningkatkan kapasitas regional, memperluas kolaborasi, serta mendukung penyusunan kebijakan dan praktik ekonomi biru yang berkelanjutan di kawasan.

Duta Besar Norwegia untuk ASEAN Mariann Ruud Hagen mengatakan pengelolaan laut yang berkelanjutan dan pembangunan ekonomi biru yang tangguh merupakan bagian penting dari agenda pembangunan negaranya.

“Bagi Norwegia, manajemen kelautan berkelanjutan dan pengembangan ekonomi biru yang tangguh adalah prioritas utama dalam kebijakan pembangunan kami. Sebagai bangsa yang memiliki tradisi maritim panjang, kami sangat percaya bahwa kemakmuran jangka panjang dari laut harus sejalan dengan perlindungan ekosistem,” ujarnya dikutip oleh Antara.

Dari pihak ASEAN, Direktur Pengembangan Sektoral Departemen Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) di Sekretariat ASEAN, Wanichkorn, menegaskan bahwa ekonomi biru memiliki peran strategis bagi masa depan kawasan.

“Ekonomi biru bukan hanya mesin pertumbuhan, tetapi juga landasan bagi ketahanan di ASEAN. Mendukung perikanan dan akuakultur berkelanjutan adalah salah satu sektor prioritas dalam agenda Ekonomi Biru ASEAN,” katanya.

Peluncuran program tersebut menandai dimulainya serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mempererat kemitraan antara Norwegia dan ASEAN dalam mendorong pembangunan ekonomi biru yang lebih inovatif, inklusif, dan ramah lingkungan, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat regional maupun global.

TerkaitTRT Indonesia - ASEAN sepakati penyelesaian perundingan DEFA, target teken November 2026


SUMBER:TRT Indonesia & Agensi