POLITIK
2 menit membaca
Kim Jong-un kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal partai berkuasa Korea Utara
Media pemerintah Korea Utara menyebut panggung telah disiapkan untuk arah kebijakan baru lima tahun ke depan di bidang ekonomi, pertahanan, dan diplomasi.
Kim Jong-un kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal partai berkuasa Korea Utara
Partai penguasa Korea Utara mengatakan bahwa hanya Kim Jong-un yang dapat memimpin transformasi dan kebangkitan berkelanjutan negara tersebut. / Reuters
23 Februari 2026

Partai berkuasa Korea Utara kembali memilih Kim Jong-un sebagai sekretaris jenderal dalam kongres partai yang tengah berlangsung, demikian dilaporkan media pemerintah.

Kim terpilih kembali dalam Kongres ke-9 Partai Buruh Korea (WPK) yang dibuka pada Kamis di Pyongyang, lapor Korean Central News Agency (KCNA) pada Senin. Pertemuan yang digelar setiap lima tahun sekali itu dihadiri sekitar 5.000 delegasi partai.

“Kongres ke-9 Partai Buruh Korea memutuskan untuk memilih Kim Jong-un sebagai sekretaris jenderal WPK sesuai dengan kehendak teguh dan keinginan bulat seluruh delegasi, jutaan anggota partai, seluruh rakyat, dan personel Tentara Rakyat demi perkembangan WPK dan kemakmuran negara,” tulis KCNA, mengutip keputusan yang diadopsi dalam sidang pada Minggu.

“Hanya Kim Jong-un yang dapat memandu arus transformasi besar perjuangan kita menuju lompatan maju dan kebangkitan yang stabil tanpa henti,” ujar Sekretaris Partai Ri Il-hwan dalam pidatonya di hadapan kongres. Ia menambahkan bahwa negara tersebut berhasil menentang sanksi dan menjadi kekuatan “tangguh” yang diakui oleh musuh-musuhnya.

Sidang hari Minggu juga memilih anggota dan anggota alternatif Komite Sentral WPK. Kim Jong-un, Pak Thae-song, Jo Yong-won, dan Ri Il-hwan termasuk di antara nama-nama yang terpilih sebagai anggota.

Kongres tidak lagi mencantumkan Choe Ryong-hae, ketua parlemen Korea Utara berusia 76 tahun yang pernah menjabat sebagai pemimpin militer tertinggi, dalam daftar anggota Komite Sentral partai bersama sejumlah pejabat senior lainnya. Langkah ini dinilai menandai pergeseran generasi besar dalam kepemimpinan.

Pertemuan tersebut juga mengesahkan revisi aturan partai dalam sidang Minggu, meski tidak ada rincian khusus yang diumumkan ke publik.

Di akhir kongres, partai diperkirakan akan mengadopsi keputusan yang menetapkan arah kebijakan baru untuk lima tahun ke depan, termasuk di sektor ekonomi, pertahanan, dan diplomasi.

Kongres partai merupakan badan pengambil keputusan tertinggi di Korea Utara.

SUMBER:AA
Jelajahi
Indonesia tidak akan menerima pangkalan militer asing, Prabowo soroti aliansi non-blok
Perang Iran dan keraguan yang semakin besar tentang perlindungan AS
Presiden Prabowo tegaskan kembali sikap netral di tengah eskalasi konflik Timur Tengah
Perang Amerika atau Israel? Perdebatan yang mengguncang Washington terkait Iran
Israel membunuh Khamenei: Apakah larangan global untuk pembunuhan pemimpin negara telah hancur?
Mengapa pujian selektif Netanyahu terhadap tentara 'India' mendistorsi sejarah
70 tahun hubungan diplomatik, Indonesia–Mongolia perkuat kemitraan
Uang darah: Bayang-bayang Israel di balik mesin pembunuh El Mencho?
Perang Rusia-Ukraina masuk tahun kelima, ini alasan angka korban tewas masih simpang siur
Mengapa Afrika ingin perbudakan dan kolonialisme diakui sebagai genosida
AS mengadakan pembicaraan nuklir tingkat tinggi dengan Rusia dan China di Jenewa
Mantan Presiden Korsel ajukan banding vonis hukuman seumur hidup atas dekrit darurat militer
Keputusan yang guncang dunia — Reaksi bermunculan usai putusan tarif bersejarah Mahkamah Agung AS
Lima poin utama dari pidato Donald Trump di Board of Peace
Mengapa kesepakatan nuklir akan sulit dicapai dengan AS dan Iran yang tetap pada posisinya
Sara Duterte umumkan pencalonan presiden Filipina 2028
Trump mengatakan ia akan terlibat secara tidak langsung dalam pembicaraan dengan Iran
Perjanjian nuklir yang jamin perdamaian dunia baru saja berakhir: Apa yang akan terjadi sekarang?
Bangladesh menggelar pemilu pertama sejak Sheikh Hasina lengser dari kekuasaan
Partai Nasionalis Bangladesh akan bentuk pemerintahan pada Minggu, piagam Juli diterapkan bertahap