DUNIA
1 menit membaca
Houthi ancam akan larang total pengiriman kapal di Laut Merah ke Israel saat ketegangan meningkat
Gerakan Houthi di Yaman memperingatkan akan serangan maritim yang semakin intensif dan serangan rudal yang diperbaharui, mengaitkan tindakannya dengan eskalasi konflik di seluruh Timur Tengah.
Houthi ancam akan larang total pengiriman kapal di Laut Merah ke Israel saat ketegangan meningkat
[ARSIP] Ledakan terjadi di dek kapal tanker minyak berbendera Yunani, Sounion, di Laut Merah, dalam foto selebaran yang dirilis pada 29 Agustus 2024.

Kelompok Houthi Yaman mengatakan pada hari Senin akan memberlakukan "larangan lengkap dan total" terhadap navigasi maritim Israel di Laut Merah, memperingatkan bahwa kapal-kapal yang terkait dengan Israel akan kembali menjadi sasaran seiring meningkatnya ketegangan regional.

Kelompok itu juga mengatakan telah melancarkan serangan rudal terhadap apa yang mereka gambarkan sebagai sasaran sensitif Israel di wilayah Jaffa, mengklaim bahwa serangan itu mencapai tujuannya dengan "presisi."

Serangan terkait meluasnya konflik regional

Dalam pernyataannya, kelompok itu mengatakan serangan rudal dilakukan sebagai tanggapan atas agresi Israel di Iran, Palestina, Lebanon, Irak, dan Yaman, dan menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan tindakan militernya sejalan dengan perkembangan di lapangan.

"Kami menegaskan bahwa kami akan merespons eskalasi dengan eskalasi," kata kelompok itu, menambahkan bahwa operasi mereka akan dipertingkat.

Israel belum segera menanggapi klaim terakhir tersebut. Sebelumnya pada hari itu, ruang udara Israel ditutup sementara setelah sebuah rudal diluncurkan dari Yaman berhasil dicegat, menurut laporan media Israel.

Perkembangan ini terjadi di tengah eskalasi yang lebih luas di kawasan, termasuk serangan rudal Iran ke utara Israel menyusul serangan Israel terhadap pinggiran selatan Beirut.

Israel juga telah melakukan serangan di wilayah barat dan tengah Iran, dengan ledakan dilaporkan di beberapa kota, termasuk Teheran, Isfahan, dan Tabriz.

SUMBER:TRT World & Agencies