Iran menyatakan telah menangkap drone bawah air kedua milik AS di Selat Hormuz
Iran menyatakan telah menangkap drone bawah air kedua milik AS di Selat Hormuz
Iran menyatakan pasukannya telah menangkap drone kapal selam tanpa awak “canggih dan pintar” milik Angkatan Darat Amerika Serikat di Selat Hormuz.

Dalam pernyataan yang dimuat media resmi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Sepah News, Angkatan Laut Iran mengatakan kendaraan bawah air otonom (AUV) tersebut sedang melakukan aktivitas “spionase” di Selat Hormuz. Drone itu ditangkap dalam “operasi terkoordinasi dan kompleks dengan dominasi intelijen serta perang elektronik”.

Iran mengidentifikasi AUV tersebut sebagai REMUS 600 dan mengatakan drone itu telah diserahkan kepada para ahli untuk mengambil data yang tersimpan di dalamnya.

Sebelumnya bulan ini, IRGC mengumumkan telah menangkap salah satu kapal selam tanpa awak “paling modern dan pintar” milik Angkatan Darat AS di pintu masuk Selat Hormuz. Menurut Sepah News, drone tersebut diidentifikasi sebagai Dive-LD.

Setelah penangkapan itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan drone kapal selam AS tersebut “mengalami kerusakan” lebih dari sehari sebelumnya dan saat itu sedang melakukan pengintaian di area kejadian.

Video Lainnya
Titik api karhutla dekati Jalan Lintas Trans-Kalimantan, lalu lintas terganggu asap tebal
Kebakaran lahan meluas hingga dekati permukiman warga di Banyuasin
Kekeringan berkepanjangan picu krisis air dan perparah kebakaran gambut di Borneo
Presiden Prabowo melantik sejumlah menteri dan pejabat negara di Istana Negara
Prabowo kirim surpres pemberhentian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Fasilitas mewah napi mulai dari kolam renang hingga simulator golf di Lapas Cibinong resmi dibongkar
TPA Jatibarang Semarang terbakar, asap pekat selimuti wilayah sekitarnya
Kabut asap karhutla kembali selimuti Palembang, kualitas udara memburuk
Penerbangan Flydubai dialihkan ke Arab Saudi akibat perkelahian pilot
Banjir di Thailand tewaskan 19 orang, berdampak pada 700.000 jiwa di Bangkok