Demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil di sepanjang Jalan Asia Afrika, Simpang Lima, hingga Gedung DPRD Jabar yang awalnya damai, berubah chaos menjelang malam hari.
Sekitar pukul 21.00 WIB di perempatan Jalan Dago - Jalan Sulanjana, kelompok massa berpakaian hitam menyerang truk Dalmas Polrestabes Bandung yang sedang melintas menggunakan batu, petasan, hingga bom molotov. Akibatnya, 16 personel polisi terluka, dengan 4 di antaranya mengalami luka berat.
Kerusuhan ini juga berdampak pada fasilitas publik. Terjadi aksi vandalisme di kawasan Braga, Tugu Simpang Lima, dan Pendopo Kota Bandung. Dua unit mobil operasional Makan Bergizi Gratis turut dirusak. Merespons hal ini, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menetapkan status siaga selama 2x24 jam untuk mengantisipasi aksi susulan.