Serangan tersebut terjadi sehari setelah serangkaian serangan rudal balistik dan drone yang diluncurkan dari Yaman, yang menyebabkan 13 orang terluka di wilayah selatan kerajaan.
Sekitar 500 orang dilaporkan tewas dalam baku tembak baru-baru ini, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Save the Children mengatakan pada hari Selasa bahwa antara tanggal 3 hingga 9 September saja, 43 anak tewas atau terluka, angka korban mingguan tertinggi yang tercatat oleh lembaga bantuan tersebut dalam setahun.
Hampir 94.000 orang telah mengungsi dari rumah mereka di Yaman sejak pertempuran antara kelompok Houthi dan pemerintah Yaman yang diakui internasional meningkat bulan ini, demikian disampaikan Organisasi Migrasi Internasional pada Senin.
Sekitar 200 sekolah di barat daya Yaman telah diubah menjadi tempat penampungan untuk menampung arus masuk keluarga-keluarga pengungsi, demikian disampaikan Komite Penyelamatan Internasional, sebuah kelompok bantuan.
