Kedua anak tersebut, Muhammad dan Fathi Abu Aliya, dibawa dari rumah mereka dalam keadaan mata tertutup dan tangan diborgol sebelum dimasukkan ke dalam kendaraan militer. Hingga kini, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai lokasi mereka saat ini maupun tuduhan yang dikenakan terhadap keduanya.
Al-Mughayyir merupakan salah satu dari beberapa desa Palestina di dekat Ramallah yang kerap mengalami penggerebekan militer Israel dan kekerasan pemukim pada 2026, termasuk insiden mematikan pada 21 April ketika pemukim ilegal menyerang sebuah sekolah dan menewaskan dua warga Palestina, termasuk seorang anak laki-laki berusia 13 tahun.
