BNPB mengerahkan puluhan helikopter water bombing di wilayah kritis seperti Sebangau, Kalampangan, dan Lamandau, ditambah 4 unit helikopter baru atas instruksi Presiden Prabowo Subianto saat meninjau lokasi, Sabtu (22/8). Teknologi Modifikasi Cuaca juga terus dipacu.
Di darat, lebih dari 10.700 personel gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan diterjunkan. Mengatasi minimnya air, tim membangun kanal darurat 1,8 km dari Sungai Kahayan. Pemda turut membuka ruang oksigen darurat di puskesmas, sementara Polda Kalteng telah menetapkan 12 tersangka pembakar lahan.
