DUNIA
3 menit membaca
Kalah pamor, tingkat kepercayaan global terhadap Trump di bawah Xi Jinping dan Putin
Hasil jajak pendapat terbaru menempatkan tingkat kepercayaan dunia terhadap Donald Trump di bawah para pemimpin Rusia dan China, dipicu oleh ketidakpuasan massal atas kebijakan tarif dan geopolitik AS.
Kalah pamor, tingkat kepercayaan global terhadap Trump di bawah Xi Jinping dan Putin
Donald Trump. / AP

Reputasi internasional Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berada dalam posisi yang kian tersudut. Berdasarkan survei global terbaru yang dirilis oleh lembaga riset independen Pew Research Center, tingkat kepercayaan publik dunia terhadap Trump kini bahkan berada di bawah Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Survei yang dilakukan terhadap 42.151 responden dewasa di 36 negara sepanjang 8 Februari hingga 13 Mei 2026 ini menemukan bahwa secara rata-rata (median), hanya 23 persen responden yang percaya Trump akan "melakukan hal yang benar dalam urusan dunia". Sebaliknya, mayoritas mutlak sebesar 76 persen menyatakan sama sekali tidak menaruh kepercayaan pada sang presiden.

Dalam peta persaingan kepemimpinan global, posisi Trump tercecer di papan bawah:

  • Emmanuel Macron (Prancis): 43% kepercayaan

  • Volodymyr Zelenskyy (Ukraina): 35% kepercayaan

  • Xi Jinping (China): 34% kepercayaan

  • Vladimir Putin (Rusia): 31% kepercayaan

  • Donald Trump (AS): 23% kepercayaan

  • Benjamin Netanyahu (Israel): 18% kepercayaan

Dari seluruh pemimpin dunia yang masuk dalam daftar survei, hanya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mencatatkan rapor lebih buruk dari Trump.

Penolakan keras di Timur Tengah dan krisis kepercayaan Eropa

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Anadolu Agency, ketidakpuasan global ini dipicu oleh kebijakan agresif Washington. Sebanyak 76 persen responden global tidak menyetujui cara Trump menangani perang di Gaza, dan 74 persen menolak pendekatannya terhadap Iran—isu yang kian memanas mengingat pengumpulan data survei ini bertepatan dengan eskalasi konflik terbuka yang melibatkan militer AS-Israel melawan Iran.

Sentimen ini tercermin kuat di wilayah regional:

  • Türkiye & Palestina: Hanya 6 persen warga Türkiye yang memercayai Trump, sementara ketidakpercayaan di wilayah Palestina (Tepi Barat dan Yerusalem Timur) menyentuh angka 89 persen.

  • Eropa: Kepercayaan terhadap AS sebagai mitra andal ambruk di delapan negara sekutu Barat. Hanya 8 persen warga Swedia, 10 persen warga Prancis, dan 15 persen warga Jerman yang merasa AS masih memedulikan kepentingan negara lain.

  • Asia: Negara-negara sekutu dekat AS di Asia juga menunjukkan skeptisisme tinggi. Tingkat kepercayaan terhadap presiden AS hanya mencapai 25 persen di Jepang, 22 persen di Korea Selatan, dan 18 persen di Australia.

Kebijakan tarif atau proteksionisme perdagangan yang diusung Trump menjadi isu yang paling dibenci di seluruh dunia, dengan angka penolakan global mencapai 77 persen. Penolakan ini bahkan mencapai level ekstrem di negara-negara industri seperti Jerman (92 persen), Korea Selatan (86 persen), dan Jepang (85 persen).

Titik terang bagi Washington

Meski tren global menunjukkan penurunan, Trump masih mengantongi popularitas tinggi di segelintir negara. Filipina menjadi wilayah yang paling memercayai kepemimpinannya dengan angka 68 persen, disusul erat oleh Israel dengan 66 persen dukungan publik. Beberapa negara di kawasan Afrika seperti Nigeria, Kenya, dan Ghana juga dilaporkan masih konsisten memandang positif kepemimpinan presiden ke-47 AS tersebut.

Namun secara makro, hanya 35 persen masyarakat dunia yang hari ini percaya bahwa Amerika Serikat berkontribusi positif terhadap perdamaian dan stabilitas global. Rapor merah ini menjadi sinyal kuat bagi Jakarta dan ibu kota dunia lainnya bahwa arah kebijakan luar negeri AS saat ini kian transaksional dan sulit diprediksi.

TerkaitTRT Indonesia - Mayoritas warga Indonesia dan 35 negara lain memiliki pandangan negatif terhadap Israel: survei
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Iran membuat 'konsesi sangat besar' dalam pembicaraan: Trump
Dua gempa bumi dahsyat mengguncang Venezuela, dilaporkan terjadi kerusakan di berbagai wilayah
Kapal-kapal mulai melintasi Selat Hormuz di bawah rencana evakuasi PBB
Brasil memuncaki Grup C dengan selisih gol atas Maroko, keduanya lolos ke babak 16 besar Piala Dunia
BPJPH Indonesia dan Polandia tandatangani kesepakatan pengakuan sertifikat halal
Indonesia raih gelar juara umum di Tunisia, bidik tiket Asian Para Games 2026
Apakah keajaiban ekonomi menanti Iran usai pencabutan sanksi? Semua terletak pada detail kecil
Capres Peru klaim ada kecurangan, ajak massa demonstrasi saat penghitungan suara putaran kedua
Badan maritim PBB mulai mengevakuasi 11.000 awak kapal yang terjebak di Selat Hormuz
Rubio: AS akan terlibat langsung dengan Lebanon, terpisah dari pembicaraan dengan Israel
Indonesia dorong refleksi kritis dan soroti masa depan Dewan HAM PBB di usia 20 tahun
Meningkatnya rasisme anti-Muslim di Austria bukan terjadi secara kebetulan
Imbang tanpa gol lawan Ghana, Inggris tunda kepastian lolos ke babak 32 besar Piala Dunia
Rusia klaim tembak jatuh 323 drone Ukraina dalam semalam
Indonesia terima 450 ribu barel minyak mentah, kali ini pasokan datang dari Aljazair
Ekonomi perang: Siapa yang diuntungkan saat dunia dilanda konflik?
Haaland cetak brace, Norwegia tekuk Senegal 3-2 dan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia
Prancis bungkam Irak dan segel tiket babak 32 besar Piala Dunia
AS meluncurkan 'mekanisme pemantauan' untuk mengawasi gencatan senjata di Lebanon
Ledakan mematikan di pabrik gas Qatar menewaskan 13 orang, ekspor tetap stabil: menteri