DUNIA
2 menit membaca
Australia mengisolasi enam orang setelah evakuasi kapal pesiar terkait hantavirus
Enam penumpang dievakuasi dari Belanda setelah terpapar di kapal pesiar MV Hondius telah ditempatkan dalam karantina selama tiga minggu di Australia sementara otoritas memantau wabah hantavirus yang terkait dengan tiga kematian.
Australia mengisolasi enam orang setelah evakuasi kapal pesiar terkait hantavirus
ARSIP: Sebuah tabung reaksi berlabel "Hantavirus" dalam ilustrasi yang diambil pada 7 Mei 2026. / Reuters

Enam orang yang berada di kapal pesiar yang terkait dengan wabah hantavirus dibawa ke pusat karantina di Australia setelah tiba dengan penerbangan pemulangan dari Belanda, lapor Australian Broadcasting Corporation pada hari Jumat.

Kelompok itu terdiri dari empat warga negara Australia, satu pemegang status penduduk tetap, dan satu warga Selandia Baru.

Mereka telah dinyatakan negatif dan tidak menunjukkan gejala sebelum keberangkatan.

Menteri Kesehatan Federal Mark Butler mengatakan mereka "tetap dalam keadaan sehat."

Kelompok itu akan menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk tes PCR tambahan, dan masa karantina selama tiga minggu.

Butler mengatakan sebelumnya bahwa pengaturan pemantauan tambahan sedang dipertimbangkan mengingat masa inkubasi hantavirus yang lebih panjang, sekitar 42 hari.

TerkaitTRT Indonesia - WHO peringatkan potensi lebih banyak kasus hantavirus, namun wabah akan tetap 'terbatas'

"Kami tidak akan membiarkan apa pun terjadi yang tidak selaras dengan saran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang masa inkubasi virus ini," katanya.

Kru pesawat dan seorang dokter di pesawat tersebut juga diperkirakan akan menjalani karantina sukarela di fasilitas itu selama dua minggu. Butler mengatakan semua orang di dalam pesawat mengenakan APD penuh sepanjang penerbangan.

Pesawat yang digunakan untuk penerbangan evakuasi akan didekontaminasi.

WHO pada 4 Mei mengonfirmasi kasus penyakit pernapasan parah di atas kapal pesiar MV Hondius sebagai klaster hantavirus.

Hantavirus adalah penyakit langka yang biasanya ditularkan melalui hewan pengerat yang terinfeksi atau kotorannya, meskipun varian yang bertanggung jawab atas wabah saat ini juga dapat menyebar antar manusia.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah mengklasifikasikan wabah ini sebagai respons darurat Tingkat 3, tingkat aktivasi darurat terendah lembaga itu.

Wabah tersebut, yang melibatkan varian Andes hantavirus, telah menimbulkan 11 kasus yang dilaporkan, termasuk tiga kematian, menurut pejabat WHO.

SUMBER:TRT World & Agencies