DUNIA
3 menit membaca
Maroko kalahkan Belanda melalui adu penalti untuk mencapai babak 16 besar Piala Dunia
Maroko akan menghadapi Kanada di Babak 16 Besar setelah melewati Belanda.
Maroko kalahkan Belanda melalui adu penalti untuk mencapai babak 16 besar Piala Dunia
Maroko akan menghadapi Kanada di babak 16 besar. / Reuters

Maroko mengalahkan Belanda lewat adu penalti untuk lolos ke babak 16 besar Piala Dunia pada Senin, setelah laga menegangkan di Monterrey berakhir 1-1 setelah perpanjangan waktu.

Kiper Maroko Yassine Bounou melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan penalti kelima Belanda dari Crysencio Summerville sebelum penyerang Ismael Saibari maju dan mengeksekusi penalti penentu yang memastikan kemenangan adu penalti 3-2.

Kemenangan itu membawa Maroko ke babak 16 besar untuk menghadapi Kanada di Houston pada Sabtu.

Pertandingan yang memikat itu harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu setelah Issa Diop menyundul gol dramatis penyama untuk Maroko pada menit pertama waktu tambahan, saat Belanda hampir saja meraih kemenangan.

Belanda unggul pada pertengahan babak kedua melalui gol Cody Gakpo, yang bermain beberapa hari setelah pasangannya mengonfirmasi kematian janin mereka.

Penyerang Liverpool itu, Gakpo, tersungkur dan tampak tersentuh emosinya saat dikelilingi rekan-rekannya dalam pelukan kelompok yang panjang.

Namun Maroko memaksa perpanjangan waktu ketika Diop yang tak terjaga menyundul bola dari umpan silang pemain pengganti Chemsdine Talbi pada menit injury time.

Maroko menciptakan peluang yang lebih baik dalam pertandingan yang keras tersebut, yang menyaksikan pemain kedua tim melakukan tekel-tekel keras hingga menguji kesabaran wasit asal Brasil, Wilton Sampaio.

TerkaitTRT Indonesia - Jalan menuju New Jersey terbuka bagi 32 tim seiring berakhirnya fase grup Piala Dunia

Pertandingan sengit

Singa Atlas nyaris memimpin pada menit ke-20 ketika Neil al-Aynaoui menyundul arah tendangan sudut Achraf Hakimi ke gawang, namun digagalkan oleh penyelamatan refleks brilian dari kiper Belanda Bart Verbruggen.

Verbruggen kembali diuji beberapa saat kemudian, kali ini ia berhasil menepis tembakan keras dari Hakimi ke atas mistar.

Sifat kerasnya pertandingan terlihat jelas tengah babak ketika Saibari beruntung lolos dari hukuman setelah menyikut Jan Paul van Hecke di wajah.

Belanda terus menguasai bola, namun gagal mengubahnya menjadi peluang berbahaya.

Usaha terbaik mereka datang pada menit ke-44 ketika Micky van de Ven dari Tottenham melepaskan tembakan keras dari tepi kotak yang berhasil dihalau Bounou ke atas.

Van Hecke terus berada di pusat aksi, dan setelah kepalanya berdarah akibat benturan di dalam kotak penalti, ia menunjukkan pengaruhnya dengan tekel keras yang menjatuhkan el-Aynaoui tepat sebelum turun minum.

Menjelang akhir babak, Saibari nyaris menyambut umpan silang yang melintas di depan gawang Belanda sebelum timnya tertinggal.

Penyelamatan menakjubkan

Drama berlanjut di babak kedua yang berjalan saling menyerang, namun tampak berpihak pada Belanda ketika pelatih Ronald Koeman memasukkan penyerang Wout Weghorst dalam deretan pergantian setelah jeda hidrasi.

Weghorst memberi dampak instan, mengumpan panjang yang ditanduknya sehingga Summerville berlari menuju gawang. Summerville mengirimkan umpan silang ke Gakpo, yang melompat dan menyundul bola untuk mencetak gol.

Belanda, yang dikomandoi dengan baik oleh rekan setim Gakpo di Liverpool, Virgil van Dijk, tampak akan meraih kemenangan, namun sundulan telat Diop memaksakan perpanjangan waktu.

Maroko tampak hampir membuat terobosan ketika Soufiane Rahimi menerobos ke arah gawang pada menit ke-96, namun kembali digagalkan oleh penyelamatan menakjubkan dari Verbruggen.

Belanda bertahan hingga adu penalti, tetapi meskipun Maroko sempat gagal pada eksekusi pertama ketika El-Aynaoui menghantam mistar, tim Afrika Utara itu bangkit dan meraih kemenangan.

TerkaitTRT Indonesia - Perang Iran, visa, biaya tiket — Politik pengaruhi Piala Dunia Sepak Bola terbesar sepanjang masa
SUMBER:TRT World & Agencies