DUNIA
1 menit membaca
Jumlah korban tewas akibat gempa di Venezuela meningkat, upaya penyelamatan terus berlanjut
Presiden Majelis Nasional Rodriguez mengatakan setidaknya 189 bangunan runtuh total.
Jumlah korban tewas akibat gempa di Venezuela meningkat, upaya penyelamatan terus berlanjut
"Ada 774 bangunan yang runtuh, 189 di antaranya runtuh total," kata Rodriguez. / Reuters

Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat yang melanda Venezuela telah meningkat menjadi 1,450, kata Presiden Majelis Nasional, Jorge Rodriguez.

Dalam pidato televisi pada hari Minggu, Rodriguez mengatakan bahwa lebih dari 3,150 orang telah luka-luka, 12,721 orang mengungsi atau terdampak bencana, dan 774 bangunan telah runtuh.

"Ada 774 bangunan yang runtuh, 189 di antaranya runtuh total," tambahnya.

Ia mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, dan lebih dari 25,000 penyelamat, personel militer, petugas polisi, tim perlindungan sipil, Palang Merah, serta berbagai organisasi telah bekerja untuk menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa.

Rodriguez mengatakan bahwa total 2,624 pekerja penyelamat internasional turut serta dalam upaya bantuan, bersama 137 anjing dan 49 kendaraan pendukung.

Pada hari Sabtu, ia mengatakan bahwa 1,430 orang tewas dan 3,238 lainnya terluka.

50,000 orang hilang

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan sekitar 50,000 orang hilang setelah gempa yang terjadi pada hari Rabu.

Menurut United States Geological Survey, dua gempa berkekuatan masing-masing 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada hari Rabu, dengan selisih waktu 39 detik.

Gempa berkekuatan 7,5 terjadi 23 kilometer tenggara Yumare di negara bagian Yaracuy, sementara gempa berkekuatan 7,2 terjadi 23,9 kilometer timur laut San Felipe, juga di negara bagian Yaracuy, kata United States Geological Survey.

TerkaitTRT Indonesia - Ayah dan anak berhasil selamat setelah empat hari tertimbun reruntuhan gempa Venezuela
SUMBER:TRT World & Agencies