Mereka mengeluhkan lonjakan harga solar yang kini mencapai sekitar Rp30.000 per liter, naik dari sebelumnya sekitar Rp17.000 per liter, dan sangat membebani biaya operasional.
Situasi ini membuat aktivitas penangkapan ikan berhenti, yang turut berdampak pada terhentinya kegiatan pelelangan ikan di wilayah tersebut.
Para nelayan berharap pemerintah segera mencari solusi, mengingat sekitar 70 persen biaya operasional mereka bergantung pada BBM.
