Tentara Israel menyiksa balita untuk memaksa ayahnya mengakui sesuatu
00:28
Tentara Israel menyiksa balita untuk memaksa ayahnya mengakui sesuatu
Jawad Abu Nassar, balita berusia 18 bulan, menangis kesakitan setelah pasukan Israel menyiksanya di depan ayahnya untuk memaksa pengakuan, menurut laporan Palestine TV.

Balita tersebut dibebaskan setelah 10 jam melalui Palang Merah dengan luka bakar dan tusukan, sementara ayahnya, Osama Abu Nassar, masih ditahan oleh pihak Israel.

Menurut laporan medis, luka pada anak itu termasuk rokok yang dipadamkan di kakinya dan sebuah paku yang ditusukkan ke kaki.

Peristiwa ini terjadi setelah ayahnya dipisahkan dari anaknya di pos pemeriksaan dekat kamp pengungsi Maghazi di bawah tembakan tentara Israel.


Video Lainnya
Terkepung asap karhutla, warga Sumsel gelar salat istisqa mohon hujan
Dua hektare lahan kosong di Tallasa City Makassar hangus terbakar
Pemukim Israel serang lansia Palestina penyandang disabilitas
PMI kirim kapal kemanusiaan angkut 33 ribu bantuan logistik ke Flores
Karhutla meluas, BNPB intensifkan pemadaman udara di Kalteng
Palembang dikepung kabut asap karhutla
Pemukim Israel membakar rumah warga Palestina yang dihuni seorang ibu dan putrinya
China-Indonesia sepakat perluas kerja sama pertahanan dan militer
Pemakaman massal 50 jenazah korban runtuhan bangunan di Gaza
Jarak pandang sisa 1 meter, Kalteng darurat kabut asap ekstrem