Perahu mereka dihantam material vulkanik saat kepulan asap membumbung dari gunung berapi yang terletak di antara Pulau Jawa dan Sumatra tersebut. Seluruh nelayan berhasil selamat tanpa mengalami luka-luka.
Erupsi tersebut melontarkan abu setinggi hingga 15.000 meter dan, per 7 September, masih mengganggu penerbangan di seluruh Indonesia dengan lebih dari 2.300 layanan penerbangan yang terdampak.