Imbas asap karhutla Kalimantan, Malaysia tabur garam di awan demi bersihkan langit Sarawak
Asia
Imbas asap karhutla Kalimantan, Malaysia tabur garam di awan demi bersihkan langit Sarawak
Malaysia resmi memulai operasi modifikasi cuaca (penyemaian awan) selama tiga hari untuk mengurangi kabut asap beracun di Negara Bagian Sarawak.

Polusi udara ekstrem ini dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah Kalimantan, Indonesia, yang memicu lonjakan gangguan pernapasan pada warga setempat.

Operasi gabungan menggunakan pesawat C-130 ini menyemprotkan larutan garam di ketinggian 5.000–7.000 kaki. Selain mengurangi konsentrasi polutan, misi ini ditargetkan untuk mengisi cadangan air di 3 bendungan dan 13 area tangkapan air menjelang potensi kekeringan.

Kualitas udara Sarawak memburuk drastis; tujuh lokasi mencatat Indeks Pencemaran Udara (IPU) di atas 300 (level berbahaya), dengan kondisi terparah di Kota Serian (IPU 475). Warga diimbau membatasi aktivitas luar ruangan dan mengenakan masker.

Video Lainnya
Sekolah di Kalbar tutup imbas kabut asap, 200 ribu siswa belajar daring
Nelayan terjebak hujan abu saat Gunung Anak Krakatau meletus
Lima bandara kembali beroperasi setelah abu vulkanik Anak Krakatau mereda
Indonesia dan 14 negara perkuat latihan tempur di Super Garuda Shield
Abu Anak Krakatau selimuti Bandar Lampung, warga keluhkan mata perih dan batuk
Kebakaran pasar Paniai tewaskan 11 orang, 6 korban anak-anak
Abu erupsi Anak Krakatau meluas, operasional 8 bandara dihentikan
Langit Ketapang membara merah pekat akibat karhutla lahan gambut
Orangutan induk dan bayinya dievakuasi dari kebakaran gambut Kalimantan
Lebih dari 1.700 siswa dan guru terdampak keracunan MBG di Jawa Tengah