Akibat kebakaran hebat pemicu El Niño, akses menuju hutan terputus dan memaksa satwa ini bertahan di perkebunan warga.
Saat dievakuasi, beberapa orangutan sempat mengalami stres dan demam tinggi hingga 40°C. Setelah penanganan darurat berupa cairan infus, oksigen, dan kompres, seluruh orangutan kini dirawat intensif di Pusat Rehabilitasi Ketapang hingga situasi karhutla mereda.
