Pantauan di lapangan menunjukkan ikon kebanggaan wong kito, Jembatan Ampera, hingga lalu lintas perahu di Sungai Musi tampak samar tertutup pekatnya asap.
Kondisi udara di Bumi Sriwijaya kian memburuk dan menyentuh level tidak sehat. Warga yang beraktivitas di luar ruangan mulai mengeluhkan mata perih dan aroma sangit yang menyengat sejak pagi hari.
Dampak karhutla ini rupanya tak hanya dirasakan masyarakat lokal di Sumatera Selatan. Asap pekat dilaporkan telah meluas hingga ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
