Aksi spiritual ini menjadi ikhtiar memohon hujan menyusul kemarau panjang dan fenomena El Nino yang memperparah titik api serta menyusutkan sumber air.
Pelaksanaan salat berlangsung di halaman Griya Agung Palembang, serta daerah terdampak seperti Ogan Ilir dan OKI. Ibadah ini diikuti jajaran Pemprov Sumsel, ASN, TNI/Polri, ulama, hingga warga umum.
BPBD Sumsel mencatat lonjakan drastis ratusan hotspot dengan kerawanan tinggi. Selain ikhtiar doa, penanganan darat terus diperkuat bersama operasi pengeboman air (water bombing) dan Modifikasi Cuaca (OMC).
