BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Pertamina Patra Niaga turunkan harga avtur hingga 10 persen per hari ini
Penurunan harga minyak global mendorong Pertamina Patra Niaga memangkas harga avtur rata-rata hingga 10 persen di seluruh bandara Indonesia mulai 1 Juni 2026.
Pertamina Patra Niaga turunkan harga avtur hingga 10 persen per hari ini
Pesawat jet Boeing 737 milik Garuda Indonesia diparkir di landasan parkir Bandara Internasional Soekarno-Hatta. / Arsip AP

PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga avtur atau bahan bakar pesawat hingga rata-rata 10 persen di seluruh bandar udara Indonesia mulai Senin (1/6).

Penyesuaian harga tersebut dilakukan seiring tren penurunan harga energi global sepanjang Mei 2026 dan diharapkan dapat mendukung aktivitas penerbangan serta meningkatkan konektivitas udara nasional.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun mengatakan besaran penurunan harga berbeda di setiap bandara karena mempertimbangkan formula yang berlaku, termasuk faktor distribusi dan logistik.

“Namun, secara rata-rata nasional harga avtur turun hingga 10 persen dibandingkan Mei 2026,” kata Roberth dalam keterangannya.

Salah satu penyesuaian terjadi di Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, di mana harga avtur turun dari Rp24.580 per liter menjadi Rp22.190 per liter. Sementara itu, harga avtur di AFT Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, turun dari Rp26.190 per liter menjadi Rp23.480 per liter.

Menurut Roberth, kebijakan tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor penerbangan domestik sekaligus mendukung pertumbuhan industri pariwisata nasional.

“Selain itu dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Berlaku di 72 terminal avtur

Pertamina menyebut penyesuaian harga dilakukan secara berkala setiap bulan dengan mengacu pada rata-rata harga internasional. Perhitungan harga menggunakan referensi utama Mean of Platts Singapore (MOPS) Kerosene serta formula yang ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Penurunan harga avtur kali ini berlaku di 72 terminal bahan bakar penerbangan yang melayani bandara utama maupun bandara perintis di berbagai wilayah Indonesia.

Pertamina juga memastikan pasokan avtur tetap tersedia dan andal di seluruh jaringan terminal bahan bakar penerbangan untuk mendukung kelancaran operasional maskapai domestik maupun internasional.

Ke depannya, perusahaan akan terus memantau perkembangan pasar energi global dan berkoordinasi dengan pemerintah guna menjaga layanan energi penerbangan yang kompetitif dan berkelanjutan dalam mendukung konektivitas udara nasional.

TerkaitTRT Indonesia - Harga avtur naik, pemerintah tanggung pajak tiket pesawat ekonomi selama 60 hari
SUMBER:TRT Indonesia