ASIA
2 menit membaca
Arrmanatha Nasir dilantik sebagai Menlu, tegaskan lanjutkan arah diplomasi Indonesia
Arrmanatha, 54, sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri luar negeri dan merupakan bagian dari jajaran pimpinan Kementerian Luar Negeri di bawah Sugiono.
Arrmanatha Nasir dilantik sebagai Menlu, tegaskan lanjutkan arah diplomasi Indonesia
Menteri Luar Negeri Indonesia yang baru dilantik, Arrmanatha Nasir, berbicara kepada wartawan setelah upacara pelantikan./AP

Presiden Prabowo Subianto menunjuk diplomat senior Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri yang baru dalam perombakan kabinet terbaru, menggantikan Sugiono yang kini dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Arrmanatha, 54 tahun, sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri luar negeri dan merupakan bagian dari jajaran pimpinan Kementerian Luar Negeri di bawah Sugiono. Diplomat yang akrab disapa Tata itu telah berkarier sejak 1997 dan pernah menduduki sejumlah posisi penting, termasuk sebagai perwakilan tetap Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam pernyataan usai pelantikan di Istana Negara Jakarta, Kamis, Arrmanatha menegaskan komitmennya untuk melanjutkan arah politik luar negeri Indonesia sesuai mandat presiden dan konstitusi.

“Mandat kita adalah amanat dari konstitusi… kami akan teruskan apa yang telah sangat baik dilakukan oleh Bapak Sugiono dan mengikuti arahan Presiden,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa konsistensi politik luar negeri menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam menjalin hubungan internasional. Menurutnya, stabilitas kebijakan dari waktu ke waktu mencerminkan karakter Indonesia sebagai mitra global yang dapat diandalkan.

Lebih lanjut, Arrmanatha menyatakan Indonesia akan terus aktif dalam diplomasi global, termasuk melalui pencalonan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030. Langkah tersebut, kata dia, juga menjadi bagian dari upaya mendorong reformasi sistem multilateral.

“Ini juga menunjukkan kepercayaan kita terhadap pentingnya multilateralisme,” katanya.

Reshuffle kabinet ini merupakan bagian dari perubahan lebih luas dalam pemerintahan.  Sebelumnya, Prabowo juga menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, serta mengangkat Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan.

Selain itu, Suyudi Ario Seto ditetapkan sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan.

TerkaitPresiden Prabowo lantik Suahasil Nazara gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan baru - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi