TÜRKİYE
2 menit membaca
Forum Diplomasi Antalya (ADF) 2026 dimulai dengan kehadiran para pemimpin global
Türkiye menjadi tuan rumah untuk edisi kelima Forum Diplomasi Antalya 2026, yang menghadirkan lebih dari 150 negara dan pemimpin global.
Forum Diplomasi Antalya (ADF) 2026 dimulai dengan kehadiran para pemimpin global
Türkiye menyelenggarakan Forum Diplomasi Antalya di bawah naungan Presiden Recep Tayyip Erdogan.
17 jam yang lalu

Edisi kelima Antalya Diplomacy Forum dibuka di Türkiye pada hari Jumat (17/4), mempertemukan pemimpin dunia dan pejabat senior untuk membahas meningkatnya ketidakpastian global.

Diselenggarakan di bawah naungan Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan dan dihost oleh Kementerian Luar Negeri Türkiye, forum tiga hari ini berlangsung di kota Antalya di wilayah Mediterania selatan dengan tema "Memetakan Masa Depan, Mengelola Ketidakpastian."

Lebih dari 150 negara diwakili dalam acara tersebut, termasuk lebih dari 20 kepala negara dan pemerintahan serta hampir 15 wakil pemimpin.

Forum ini juga menghadirkan lebih dari 50 menteri — lebih dari 40 di antaranya menteri luar negeri — serta perwakilan dari 75 organisasi internasional.

Secara total, lebih dari 460 peserta tingkat tinggi dan hampir 5.000 hadirin, termasuk akademisi dan mahasiswa, diperkirakan akan berpartisipasi.

Peserta dari Afrika dan Eropa menyumbang hampir separuh dari kepala negara yang hadir. Sementara itu, menteri luar negeri diperkirakan akan bergabung terutama dari Afrika, Eropa, dan Asia.

Forum ini menampilkan lebih dari 40 panel dan acara, termasuk diskusi tingkat kepemimpinan yang membahas tantangan politik, ekonomi, lingkungan, dan teknologi, dengan fokus khusus pada lanskap global yang terus berkembang.

Sesi disiarkan langsung di situs web resmi forum dan platform media sosialnya, dengan beberapa juga ditayangkan oleh penyiar publik Türkiye, TRT.

Di sela-sela acara, Menteri Luar Negeri Türkiye Hakan Fidan dijadwalkan menghadiri serangkaian pertemuan, termasuk Pertemuan Ketiga Menteri Luar Negeri Platform Perdamaian Balkan, sebuah sesi tentang Gaza, pertemuan informal menteri luar negeri Organisasi Negara-negara Turkik, serta pertemuan Türkiye-Pakistan-Arab Saudi-Mesir.

TerkaitTRT Indonesia - Menlu RI batal hadir, Dubes wakili Indonesia di Forum Diplomasi Antalya (ADF) 2026 di Türkiye
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Surat kabar The Daily Telegraph menghapus berita palsu tentang Erdogan
Para pemimpin dunia bertemu di Türkiye untuk Forum Diplomasi Antalya ke-5
NATO harus 'bertransformasi' untuk hadapi tantangan perang struktural modern: Kepala Komunikasi Türkiye
Tiga teroris dinetralkan setelah baku tembak dekat konsulat Israel di Istanbul: Mendagri Türkiye
Israel terus melemahkan semua upaya untuk mengakhiri perang di Iran — Presiden Türkiye Erdogan
Türkiye luncurkan perdagangan transit dengan Arab Saudi di tengah krisis Selat Hormuz
'Pembangkang Kronis': Mengapa peran Türkiye yang semakin besar di NATO membuat Israel cemas?
Presiden Erdogan sampaikan ucapan paskah kepada komunitas Yahudi
Air gantikan minyak sebagai sumber daya paling strategis: Erdogan
Türkiye melaju ke Piala Dunia 2026 usai kalahkan Kosovo, akhiri penantian 24 tahun
Türkiye mengecam undang-undang hukuman mati Israel yang menargetkan Palestina sebagai 'tidak sah dan batal'
Presiden Erdogan peringatkan bahwa tatanan global dalam krisis legitimasi yang mendalam
Konferensi Stratcom 2026 dibuka di Istanbul di tengah  ketegangan global dan perang informasi
Türkiye tidak akan diam saja saat Israel menenggelamkan kawasan ini ke dalam darah: Erdogan
Kapal tanker yang dioperasikan Türkiye menjadi target serangan drone di dekat Istanbul
Menteri Luar Negeri Türkiye lakukan panggilan dengan rekan regional terkait perang di Timur Tengah
Türkiye bertekad tetap berada di luar “lingkaran api”: Erdogan
Mengapa Türkiye penting: Dilema strategis Eropa antara koridor simbolik dan efisiensi struktural
Negara-negara Teluk bersatu dukung Türkiye dan Qatar setelah kecelakaan helikopter militer yang mematikan
Türkiye mengonfirmasi kematian tiga warga negaranya dalam kecelakaan helikopter militer di Qatar