TÜRKİYE
2 menit membaca
Ketua parlemen Türkiye menyerukan penghentian keanggotaan Israel dari PBB
Numan Kurtulmus mendesak penghentian sementara Israel atas rancangan undang-undang hukuman mati bagi tahanan Palestina, mengutip era apartheid di Afrika Selatan.
Ketua parlemen Türkiye menyerukan penghentian keanggotaan Israel dari PBB
Kurtulmus menyamakan Israel dengan Afrika Selatan era apartheid dalam seruan penangguhan keanggotaan PBB. / AA
4 jam yang lalu

Ketua Parlemen Türkiye Numan Kurtulmus menyerukan agar Israel ditangguhkan keanggotaannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengkritik upaya Israel untuk mengajukan RUU hukuman mati bagi tahanan Palestina dan mengutip tindakan internasional terhadap Afrika Selatan pada era apartheid sebagai preseden.

Berbicara pada Sidang Majelis Umum ke-152 Persatuan Antar-Parlemen (IPU) di Istanbul, Türkiye, Kurtulmus mengatakan sistem internasional sebelumnya bertindak melawan apartheid, mengingat penangguhan keanggotaan Afrika Selatan di PBB pada 1974.

Dia berpendapat bahwa Israel menerapkan praktik serupa, mempertanyakan: "Bukankah itu apartheid jika menerapkan satu hukum untuk orang Palestina dan hukum lain untuk orang Israel dalam satu negara?"

Kurtulmus juga mengkritik PBB, mengatakan lembaga itu gagal menghentikan konflik baru-baru ini dan menjadi tidak efektif dalam mencegah kekerasan, khususnya di Gaza.

"Sayangnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menjadi lembaga internasional yang diarahkan sesuai keinginan mereka yang memegang kekuasaan," katanya.

TerkaitTRT Indonesia - Türkiye mengecam undang-undang hukuman mati Israel yang menargetkan Palestina sebagai 'tidak sah dan batal'

Seruan reformasi

Menyoroti bahwa banyak negara di Timur Tengah mengalami pelanggaran kedaulatan mereka, Kurtulmus menekankan bahwa semua negara memiliki hak kedaulatan yang setara.

Di sela-sela acara, ia bertemu dengan Khalid Al Maawali, Ketua Majelis Syura Oman, mengucapkan terima kasih kepada Oman atas upaya mediasi mereka dan menyerukan dilanjutkannya pembicaraan di Pakistan untuk menjadikan gencatan senjata itu lebih tahan lama.

Ia memperingatkan bahwa tindakan Israel berisiko memicu permusuhan antara negara-negara Teluk dan Iran.

Kurtulmus mencatat bahwa Türkiye menjadi tuan rumah Sidang Majelis Umum IPU untuk keempat kalinya, dengan sekitar 155 negara terwakili di Istanbul.

SUMBER:TRT World & Agencies