ASIA
2 menit membaca
Kebakaran Kemayoran hanguskan 250 bangunan, 620 warga kehilangan tempat tinggal
Kebakaran besar di permukiman padat Kemayoran, Jakarta Pusat, menghanguskan sekitar 250 bangunan semi permanen. Sebanyak 620 warga terdampak dan harus mengungsi setelah kehilangan tempat tinggal.
Kebakaran Kemayoran hanguskan 250 bangunan, 620 warga kehilangan tempat tinggal
250 Bangunan Semi Permanen Hangus, Polisi Usut Penyebab Kebakaran di Kemayoran. Foto:X/akuratco

Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6) malam. Sedikitnya 250 bangunan semi permanen hangus terbakar dalam peristiwa yang memaksa ratusan warga mengungsi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan api pertama kali dilaporkan sekitar pukul 21.15 WIB setelah muncul di dua rumah warga. Kobaran api kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan lain karena jarak antarrumah yang sangat rapat.

Menurut data Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, kebakaran tersebut menyebabkan 330 kepala keluarga (KK) atau sekitar 620 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Syarifudin merinci, sekitar 500 korban berasal dari wilayah RT 12 hingga RT 16 RW 04. Sementara 120 warga lainnya berasal dari RT 01 hingga RT 03 RW 05 di Kelurahan Kebon Kosong.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 35 unit mobil pemadam dan 175 personel untuk mengendalikan api. Namun, proses pemadaman sempat terkendala akses jalan yang sempit serta banyaknya warga yang berupaya menyelamatkan barang-barang mereka.

Api akhirnya berhasil dilokalisasi sekitar pukul 23.30 WIB dan operasi pemadaman dinyatakan selesai pada Selasa (2/6) pukul 04.15 WIB.

Untuk membantu penanganan di lapangan, kepolisian mengerahkan sekitar 200 personel guna mendukung proses evakuasi warga dan pengamanan lokasi. Polisi juga berkoordinasi dengan Brimob Polda Metro Jaya untuk menyiapkan bantuan bagi para pengungsi.

Selain mendirikan tenda pengungsian, petugas turut menyiapkan dapur lapangan guna memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kebakaran.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

SUMBER:TRT Indonesia