Sedikitnya 14 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangkaian serangan udara Israel di Lebanon selatan, dalam pelanggaran mematikan terbaru terhadap gencatan senjata yang masih berlangsung.
Sebuah serangan Israel mengenai sebuah bangunan dan area parkir di persimpangan Maarka dekat Rumah Sakit Jabal Amel di Tyre, menewaskan dua orang dan melukai 23 lainnya, kata kantor berita negara NNA pada hari Senin.
Serangan itu menyebabkan kerusakan luas pada rumah sakit, menurut seorang wartawan Anadolu.
Satu orang tewas dan seorang lagi luka-luka dalam serangan Israel di kota Chehabiyeh di distrik Tyre, kata NNA.
Serangan drone menghantam sebuah kendaraan di jalan Zefta–Nabatieh, menewaskan pengemudi dan melukai seorang petugas medis yang berada di dekatnya, kata media tersebut.
Dua orang lagi tewas ketika drone Israel mengenai kendaraan mereka di kota selatan Braiqaa, sementara seorang warga Suriah tewas dalam serangan terpisah dekat Rumah Sakit Sheikh Ragheb Harb di kota Toul.
Lima orang juga tewas dalam serangan udara Israel yang berlangsung semalam di kota Kfar Sir di Lebanon selatan, kata NNA.
Serangan Israel lainnya menewaskan dua orang di kota Zebdine, kata sumber yang sama. Israel terus melanjutkan serangannya terhadap Lebanon meskipun gencatan senjata yang mulai berlaku pada 17 April dan diperpanjang selama 45 hari setelah pembicaraan tidak langsung yang dimediasi oleh AS.
Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 3.400 orang di seluruh negeri.











