Bandara Helsinki kembali beroperasi normal pada Jumat setelah menghentikan sementara lalu lintas udara selama tiga jam akibat peringatan keberadaan drone, kata otoritas setempat.
Bandara tersebut menghentikan operasi penerbangan dari pukul 04.00 hingga 07.00 waktu setempat (01.00 hingga 04.00 GMT) setelah otoritas keselamatan mengeluarkan peringatan bahaya untuk wilayah Uusimaa bagian selatan terkait dugaan keberadaan drone di area tersebut.
Perdana Menteri Finlandia Petteri Orpo mengatakan pasukan pertahanan meningkatkan pengawasan sebelum kemudian mengonfirmasi di platform X bahwa “bahaya di Uusimaa telah berakhir”, tanpa memberikan informasi tambahan.
“Meski penerbangan sudah kembali beroperasi, gangguan ini akan menyebabkan keterlambatan dan pembatalan pada Jumat, 15 Mei. Keterlambatan pada pagi hari juga dapat berdampak pada penerbangan yang berangkat dan tiba pada sore hari,” demikian pernyataan Bandara Helsinki.
Sebelumnya pada hari yang sama, otoritas Finlandia mendeteksi dugaan drone di wilayah udara negara tersebut di kawasan Uusimaa bagian selatan.
“Peringatan bahaya telah dikeluarkan untuk Uusimaa terkait drone. Tindakan resmi sedang berlangsung. Pasukan Pertahanan telah meningkatkan pengawasan dan kemampuan penanggulangan,” tulis Orpo sebelumnya di X.
Pernyataan Orpo muncul setelah Dinas Penyelamatan Kota Helsinki mengumumkan di X bahwa “kendaraan udara nirawak yang berpotensi berbahaya” mungkin sedang bergerak di wilayah udara tersebut. Warga diminta tetap berada di dalam ruangan “hingga situasi bahaya dinyatakan berakhir”.
Pasukan pertahanan dilaporkan menegaskan kembali bahwa mereka segera meningkatkan kemampuan pengawasan dan respons setelah menerima informasi tersebut, dengan menekankan bahwa area target yang diperkirakan berada di antara Helsinki dan Porvoo.
Namun demikian, mereka menyebut Finlandia saat ini tidak menghadapi ancaman militer langsung.
Setelah dimulainya perang Rusia-Ukraina pada Februari 2022, Finlandia mengajukan dan resmi menjadi anggota NATO pada April 2023.
Dengan panjang 1.343 kilometer (834 mil), Finlandia memiliki perbatasan terpanjang di antara negara anggota NATO dengan Rusia.
Perbatasan lainnya dimiliki bersama negara anggota NATO lainnya, yakni Norwegia dan Swedia.













