Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut keputusan FIFA yang menangguhkan sanksi larangan bermain satu pertandingan terhadap penyerang Folarin Balogun. Trump juga berterima kasih kepada badan sepak bola dunia itu karena dinilai telah "melakukan hal yang benar."
"Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan membatalkan ketidakadilan yang besar!" tulis Trump di media sosial Truth Social, dikutip dari Anadolu.
Komite Disiplin FIFA menyatakan pelaksanaan sanksi larangan bermain otomatis terhadap Balogun ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. Dengan keputusan itu, penyerang berusia 25 tahun tersebut dapat memperkuat Amerika Serikat saat menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA, Senin.
Balogun menerima kartu merah pada menit ke-64 saat Amerika Serikat menang 2-0 atas Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia, 1 Juli lalu.
Penyerang kelahiran New York itu telah mencetak tiga gol untuk Amerika Serikat sepanjang turnamen.
AS incar perempat final pertama sejak 2002
Amerika Serikat berupaya menembus perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 2002 yang digelar di Korea Selatan dan Jepang.
Terakhir kali Amerika Serikat bertemu Belgia di Piala Dunia terjadi pada babak 16 besar edisi 2014 di Brasil. Saat itu Belgia menang 2-1 lewat babak perpanjangan waktu, meski kiper Amerika Serikat Tim Howard mencatatkan 16 penyelamatan.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengkritik keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Balogun. Dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis, Rubio menilai timnas AS "diperlakukan tidak adil."
"Saya berharap ada mekanisme banding untuk keputusan itu. Namun, mungkin sekarang sudah terlambat," ujarnya.













