Kapal tanker berkapasitas 104 ribu DWT tersebut merupakan salah satu dari dua armada pengangkut minyak mentah milik Pertamina yang sempat tertahan di wilayah itu. Sementara itu, Pertamina Pride dengan kapasitas 301 ribu DWT masih menunggu situasi aman untuk melanjutkan pelayaran.
DIREKOMENDASIKAN
SUMBER:TRT Indonesia

















