BISNIS DAN TEKNOLOGI
1 menit membaca
Presiden Prabowo pantau penandatanganan investasi senilai lebih dari 22 miliar USD di Jepang
Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kesepakatan investasi senilai 22,6 miliar USD antara perusahaan Indonesia dan Jepang, mencakup sektor energi, manufaktur, keuangan, dan teknologi, selama kunjungannya ke Tokyo.
Presiden Prabowo pantau penandatanganan investasi senilai lebih dari 22 miliar USD di Jepang
Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengunjungi Jepang. / Reuters
12 jam yang lalu

Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang pada Senin menjadi momen penting bagi penguatan kerja sama ekonomi bilateral. Penandatanganan investasi senilai 22,6 miliar USD ini melibatkan berbagai perusahaan dari kedua negara, menurut laporan Jakarta Globe.

Dalam pidatonya di Indonesia-Japan Business Forum, di mana penandatanganan berlangsung, Presiden Prabowo menegaskan kesiapannya menangani langsung setiap masalah yang dihadapi investor. “Jika ada masalah, Anda bisa melapor langsung kepada saya,” ujar Prabowo, menambahkan bahwa keluhan juga bisa disalurkan melalui asosiasi bisnis seperti Japan External Trade Organization (JETRO) dan Japan Business Federation (Keidanren).

Pemerintah Indonesia juga membentuk satuan tugas khusus untuk menyederhanakan regulasi dan menghapus prosedur yang dianggap tidak perlu, guna memperlancar investasi.

Selain agenda bisnis, Presiden Prabowo juga diterima secara resmi oleh Kaisar Jepang, Naruhito, pada hari yang sama, menegaskan hubungan diplomatik dan ekonomi yang hangat antara Indonesia dan Jepang.

Investasi ini diharapkan dapat memperkuat sektor-sektor strategis di Indonesia, sekaligus meningkatkan aliran teknologi dan peluang kerja di dalam negeri.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi