DUNIA
1 menit membaca
Iran luncurkan rentetan rudal ke Israel setelah Trump mengatakan kemampuan militernya 'dibatasi'
Sirene peringatan serangan udara terdengar di berbagai wilayah di utara Israel, menurut Channel 12.
Iran luncurkan rentetan rudal ke Israel setelah Trump mengatakan kemampuan militernya 'dibatasi'
Rudal-rudal Iran yang diluncurkan sebagai balasan atas serangan AS dan Israel terlihat di langit di atas Tel Aviv, Israel pada 1 April 2026. / AA
2 jam yang lalu

Iran telah meluncurkan tiga gelombang rudal ke arah Israel utara sejak awal Kamis, menurut Channel 12 Israel.

Sirene serangan udara berbunyi di wilayah luas di Israel utara, sementara saluran tersebut mengatakan upaya pencegatan sedang berlangsung.

Televisi negara Iran mengklaim bahwa rudal-rudal Iran mencapai kota pelabuhan Haifa beberapa menit setelah pernyataan Trump tentang Iran yang hanya memiliki sejumlah terbatas peluncur rudal.

Sebelumnya pada hari Kamis, dalam pidato yang disiarkan dari Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran memiliki “sangat sedikit” peluncur rudal yang tersisa, menambahkan bahwa kemampuannya untuk meluncurkan rudal dan drone telah 'sangat dikurangi'.

Trump juga mengatakan kepada warga Amerika bahwa ia memperkirakan perang terhadap Iran akan berlanjut selama dua hingga tiga minggu lagi, tetapi ia percaya konflik itu mendekati akhir.

Wilayah tersebut berada dalam kondisi siaga sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sekaligus mengganggu pasar global dan penerbangan.

SUMBER:TRT World & Agencies