> Demonstrasi yang awalnya damai berubah anarkis setelah massa tak dikenal memprovokasi aparat. Bentrokan fisik tak terhindarkan saat massa melempari Gedung DPRD DIY dan petugas dengan batu serta petasan.
Polisi merespons dengan tembakan gas air mata dan mobil water cannon untuk memecah massa ke arah Tugu Yogyakarta hingga dini hari. Akibat insiden ini, sejumlah fasilitas publik seperti Gedung Tourist Information Center rusak, toko-toko tutup lebih awal, dan beberapa orang diamankan. Kamis (29/10) pagi, situasi Malioboro dilaporkan sudah kondusif dan aktivitas wisata kembali normal.
