Ayah veteran Marinir AS disiksa dan ditahan oleh ICE
00:36
Dunia
Ayah veteran Marinir AS disiksa dan ditahan oleh ICE
Veteran Marinir AS Alejandro Barranco menyaksikan petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) memukuli ayahnya, Narciso Barranco, hingga jatuh ke tanah sebelum menahannya karena berada di Amerika Serikat tanpa izin hukum.

Dalam wawancara dengan MSNBC, Barranco mengatakan bahwa jika dia melakukan hal yang sama terhadap seorang tahanan saat bertugas sebagai Marinir, hal itu akan dianggap sebagai “kejahatan perang.”

Dia juga menyatakan bahwa ayahnya telah tinggal di AS selama puluhan tahun dan kini menghadapi kondisi hidup yang brutal di pusat penahanan tempat dia ditahan. MSNBC melaporkan bahwa ayah Barranco “ditahan dalam kandang bersama 70 orang lain, dengan satu toilet dan tanpa privasi,” ditambah hanya mendapat air sekali sehari dan makanan yang sangat sedikit.

Video Lainnya
Pemukim ilegal Israel membakar sebuah masjid di kota Qusra
Kapal perang Indonesia tiba di Rusia untuk latihan militer bersama
Demonstran pro-Palestina gelar aksi solidaritas untuk Gaza di Jakarta
Perry Warjiyo mundur dari jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti jadi pejabat sementara
Peringatan Hari Anti Narkotika, BNN memusnahkan 3,3 ton barang bukti narkoba
Puting beliung terjang kawasan industri di Batam, material bangunan rusak
AS menyerang perbatasan Shalamcheh di bagian Iran dekat perbatasan Irak
Ben Gvir bersama para pemukim ilegal Israel menyerbu Al-Aqsa
Stasiun MRT Monas ditargetkan siap beroperasi akhir 2027
Demo di depan Gedung Kejaksaan Agung memanas, massa desak perkembangan kasus eks Jampidsus