Abu Anak Krakatau selimuti Bandar Lampung, warga keluhkan mata perih dan batuk
IKLIM
Abu Anak Krakatau selimuti Bandar Lampung, warga keluhkan mata perih dan batuk
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyelimuti jalan, kendaraan, dan area pertokoan di Bandar Lampung, Minggu (6/9), setelah serangkaian erupsi terjadi.

Warga tetap beraktivitas dengan mengenakan masker, sementara relawan membagikan masker kepada pengguna jalan. Abu yang menumpuk juga dibersihkan dari kendaraan dan area usaha.

Andre Bayu Saputra, pekerja berusia 25 tahun, mengatakan abu terasa sangat perih di mata dan memicu batuk, serta khawatir berdampak buruk pada kesehatan paru-paru.

Erupsi Anak Krakatau juga menyebabkan delapan bandara menghentikan sementara operasional, termasuk Bandara Radin Inten II, dengan lebih dari 170 ribu penumpang terdampak.

Meski warga khawatir akan potensi bencana susulan, Badan Geologi memastikan erupsi terbaru saat ini tidak berpotensi memicu tsunami.

Video Lainnya
Lava erupsi Gunung Ile Lewotolok mendekati rumah tradisional warga Lembata
Suara Ibu Indonesia Yogyakarta gelar aksi, soroti keracunan dan tata kelola MBG
Sekolah di Kalbar tutup imbas kabut asap, 200 ribu siswa belajar daring
Nelayan terjebak hujan abu saat Gunung Anak Krakatau meletus
Lima bandara kembali beroperasi setelah abu vulkanik Anak Krakatau mereda
Indonesia dan 14 negara perkuat latihan tempur di Super Garuda Shield
Kebakaran pasar Paniai tewaskan 11 orang, 6 korban anak-anak
Abu erupsi Anak Krakatau meluas, operasional 8 bandara dihentikan
Imbas asap karhutla Kalimantan, Malaysia tabur garam di awan demi bersihkan langit Sarawak
Langit Ketapang membara merah pekat akibat karhutla lahan gambut