Ratusan aktivis dari Global Sumud Flotila yang menuju Gaza tiba di Istanbul pada Kamis setelah Türkiye memastikan kembalinya mereka yang ditahan secara ilegal oleh Israel menyusul penangkapan misi bantuan yang bertujuan mematahkan blokade terhadap Gaza dan menyampaikan bantuan kemanusiaan.
Para aktivis berangkat dari Israel dengan penerbangan Turkish Airlines yang dikoordinasikan oleh pihak Türkiye setelah ditahan menyusul intersepsi kapal-kapal mereka di perairan internasional.
Berbicara kepada TRT World saat tiba, seorang aktivis menggambarkan kondisi selama penahanan dan perlakuan buruk oleh pasukan Israel.
“Kami mengalami kekerasan fisik, pemborgolan berkepanjangan dan perlakuan buruk selama penahanan, dan beberapa tahanan mengalami cedera dan serangan,” kata aktivis itu.
Aktivis itu menambahkan bahwa pengalaman tersebut menimbulkan kekhawatiran yang lebih luas mengenai perlakuan terhadap warga Palestina di fasilitas penahanan Israel.
“Jika inilah yang kami alami dalam waktu singkat di dekat fasilitas yang menahan warga Palestina, orang hanya bisa membayangkan kondisi yang harus dihadapi ribuan tahanan Palestina,” kata aktivis itu.
Otoritas Türkiye menerima para aktivis di Bandara Istanbul, sementara beberapa kedatangan yang terluka dipindahkan untuk perawatan medis dan pemeriksaan lanjutan.
Para aktivis dipindahkan dari Penjara Ketziot di gurun Negev ke Bandara Ramon di Israel selatan, tempat prosedur deportasi diselesaikan, kata sumber kepada Anadolu.
Lebih dari 420 aktivis, termasuk 78 warga negara Türkiye, kemudian dibawa ke tiga pesawat Turkish Airlines terpisah di Bandara Ramon.
Pesawat pertama yang membawa para aktivis berangkat menuju Istanbul setelah prosedur yang dikoordinasikan oleh kementerian luar negeri Türkiye, sementara penerbangan yang tersisa juga diperkirakan tiba di kota Türkiye itu pada Kamis.
Menteri Luar Negeri Türkiye Hakan Fidan mengatakan lebih awal pada Kamis bahwa sebuah penerbangan khusus telah direncanakan untuk membawa pulang warga negara Türkiye dan peserta dari negara ketiga yang terlibat dalam Global Sumud Flotila ke Türkiye.
Armada bantuan kemanusiaan Global Sumud mengatakan pada Selasa bahwa semua 50 kapal dalam konvoinya telah disita oleh Israel menyusul serangan di perairan internasional.
Armada tersebut, yang membawa 428 orang dari 44 negara, berangkat pada Kamis lalu dari distrik Marmaris di Türkiye dalam upaya baru untuk mematahkan blokade ilegal Israel yang diberlakukan terhadap Gaza sejak 2007.


























