BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia dorong investasi China dan Rusia untuk proyek kereta Trans Kalimantan
Pemerintah telah menjalin komunikasi dengan sejumlah calon investor asing, termasuk dari China dan Rusia. Saat ini, para investor masih melakukan kajian kelayakan sebelum menyampaikan proposal resmi kepada pemerintah.
Indonesia dorong investasi China dan Rusia untuk proyek kereta Trans Kalimantan
Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia, yang telah menyiapkan peta jalan pengembangan kedua proyek tersebut. / Reuters

Pemerintah Indonesia membuka peluang investasi dari dalam maupun luar negeri, termasuk China dan Rusia, untuk mendukung pembangunan jaringan Kereta Trans Kalimantan. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta percepatan pengembangan jaringan kereta api Trans Sumatera dan Trans Kalimantan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), yang telah menyiapkan peta jalan pengembangan kedua proyek tersebut.

"Kami sudah berkoordinasi dengan KAI yang sudah menyiapkan roadmap. Kami berharap bisa mendapatkan investasi, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk membangun Trans Sumatera dan Trans Kalimantan," kata Dudy.

Menurut Dudy, pemerintah telah menjalin komunikasi dengan sejumlah calon investor asing, termasuk dari China dan Rusia. Saat ini, para investor masih melakukan kajian kelayakan sebelum menyampaikan proposal resmi kepada pemerintah.

Ia mengatakan belum dapat memastikan proyek mana yang akan lebih dulu direalisasikan karena keputusan tersebut bergantung pada hasil penilaian para investor terhadap prospek masing-masing proyek.

"Tergantung investornya tentunya. Mana yang menurut mereka lebih feasible untuk mereka garap. Saya lihat kalau Sumatera, KAI lebih berminat mengembangkan sektor logistik, sementara China dan Rusia tampaknya lebih tertarik pada Kalimantan," kata Dudy.

Untuk proyek Trans Sumatera, Dudy menjelaskan sebagian jalur rel telah tersedia sehingga pembangunan akan difokuskan pada penyambungan lintasan yang belum terhubung. KAI juga disebut telah menunjukkan minat untuk mengembangkan jaringan logistik di pulau tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan revitalisasi tahap pertama Stasiun Semarang Tawang di Jawa Tengah pada akhir Juli meminta Kementerian Perhubungan dan PT KAI mempercepat pembangunan jaringan kereta nasional.

Presiden menegaskan jalur Trans Sumatera ditargetkan menghubungkan Bakauheni di Lampung hingga wilayah paling utara Pulau Sumatera. Menurutnya, pembangunan jaringan tersebut merupakan target yang harus diwujudkan oleh Kementerian Perhubungan dan PT KAI.

TerkaitTRT Indonesia - Prabowo resmikan Stasiun Tawang di Semarang, tekankan peran kereta api untuk pemerataan ekonomi


SUMBER:TRT Indonesia