Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year-on-year) pada kuartal II 2026, melampaui perkiraan pasar sebesar 5,1 persen, meski melambat dari 5,61 persen pada kuartal sebelumnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perlambatan terjadi di tengah melemahnya konsumsi rumah tangga. Namun, kenaikan belanja pemerintah dan investasi membantu menjaga pertumbuhan tetap di atas ekspektasi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai capaian tersebut belum memenuhi target pemerintah. APBN terus berperan sebagai instrumen fiskal yang responsif untuk menjaga stabilitas ekonomi, meredam dampak tekanan eksternal, serta mendukung dunia usaha dan pelaksanaan program prioritas nasional.
“Di tengah tantangan global yang masih tinggi, Pemerintah akan terus memperkuat mesin-mesin pertumbuhan ekonomi melalui sinergi kebijakan dan reformasi struktural guna menjaga momentum pertumbuhan yang lebih tinggi,” ujar Purbaya.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan 5,4 persen dalam APBN 2026, sementara Purbaya berharap ekonomi dapat tumbuh hingga 6 persen tahun ini. Presiden Prabowo Subianto sendiri menargetkan pertumbuhan mencapai 8 persen sebelum 2030.
Belanja pemerintah naik 15,97 persen pada kuartal II, meski lebih rendah dibandingkan 21,81 persen pada kuartal pertama. Sementara itu, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,06 persen, turun dari 5,52 persen pada kuartal sebelumnya.
Investasi tumbuh 6,87 persen, tercepat dalam setahun. Namun, impor kembali melampaui ekspor sehingga membebani pertumbuhan. Di sisi sektoral, manufaktur melambat, pertambangan terkontraksi akibat pembatasan kuota, sedangkan konstruksi mencatat pertumbuhan tertinggi dalam hampir dua tahun berkat investasi infrastruktur dan pembangunan kawasan industri.
Di pasar keuangan, data pertumbuhan ekonomi yang melampaui perkiraan turut mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada perdagangan Kamis pagi, indeks naik 28 poin atau 0,45 persen ke level 6.379, didukung tambahan likuiditas pemerintah sebesar Rp70 triliun kepada bank-bank milik negara.





















