DUNIA
3 menit membaca
Indonesia–Thailand perkuat kemitraan strategis, fokus ekonomi dan stabilitas ASEAN
Kedua negara akan memperluas kolaborasi dalam pengembangan teknologi pertanian, logistik, industri pengolahan pangan, serta memperkuat ketahanan rantai pasok.
Indonesia–Thailand perkuat kemitraan strategis, fokus ekonomi dan stabilitas ASEAN
Indonesia dan Thailand mengesahkan Roadmap on Strategic Partnership Between Indonesia and Thailand 2026–2030. / BPMI Setpres

Indonesia dan Thailand menyepakati penguatan kemitraan strategis yang mencakup sektor keamanan, perdagangan, investasi, ketahanan pangan, energi, pendidikan, hingga isu-isu regional. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (3/8), yang juga menghasilkan penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama.

Dalam pernyataan bersama usai pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan ekonomi tetap menjadi fondasi utama kerja sama kedua negara. Ia optimistis nilai perdagangan bilateral dapat ditingkatkan menjadi $20 miliar pada 2030 melalui pelaksanaan peta jalan kemitraan strategis yang baru disepakati.

"Kami yakin target perdagangan bilateral sebesar $20 miliar pada tahun 2030 dapat dicapai melalui implementasi roadmap kemitraan strategis yang telah kami sepakati," ujar Presiden Prabowo.

Kesepakatan strategis baru

Indonesia dan Thailand juga sepakat membentuk Joint Trade Commission (JTC), mekanisme baru untuk pertama kalinya dalam sejarah hubungan bilateral untuk memperluas perdagangan.

Kedua negara turut mengesahkan Roadmap on Strategic Partnership Between Indonesia and Thailand 2026–2030 yang ditandatangani Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Deputi PM sekaligus Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow sebagai panduan penguatan kemitraan lima tahun ke depan.

Di sektor pendidikan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Thailand Prasert Jantararuangtong menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kerja sama pengembangan sumber daya manusia.

Dalam bidang keamanan, kedua negara sepakat memperkuat koordinasi menghadapi kejahatan lintas negara serta mendukung pengembangan Transnational Referral Mechanism (TRM) untuk meningkatkan perlindungan bagi korban kejahatan transnasional.

Kerja sama juga diperluas di sektor ketahanan pangan, energi melalui Indonesia-Thailand Energy Forum, ekonomi digital, skema Local Currency Transaction (LCT), industri halal, dan konektivitas udara.

Presiden Prabowo juga menyambut kerja sama sektor swasta melalui MoU antara Tourism Authority of Thailand dan TransNusa di bidang pariwisata serta antara Bio-Axel dan Pro-Konsilium untuk proyek pengolahan sampah organik.

Stabilitas ASEAN

Dalam pembahasan isu kawasan, kedua pemimpin menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN sebagai pilar stabilitas regional. Indonesia dan Thailand juga menyatakan dukungan terhadap implementasi Five-Point Consensus untuk Myanmar melalui dialog yang inklusif, penghentian kekerasan, dan peningkatan akses kemanusiaan.

"Kami juga bertukar pandangan mengenai perkembangan di Timur Tengah dan menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui dialog diplomasi serta penghormatan kepada hukum internasional," ungkap Presiden.

Kunjungan Anutin ke Jakarta menjadi lawatan pertama seorang perdana menteri Thailand ke Indonesia dalam 15 tahun terakhir. 

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah dorongan ASEAN untuk meningkatkan perdagangan intra-kawasan. Saat ini, perdagangan antarnegara anggota ASEAN masih berada di sekitar 21 persen dari total perdagangan kawasan, sementara blok tersebut menargetkan peningkatan hingga 35 persen.

TerkaitTRT Indonesia - Prabowo terima penghargaan militer dari Anutin, RI-Thailand sepakat perkuat hubungan dagang
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
ASEAN mempercepat negosiasi CoC dengan China Laut di tengah ketegangan Selat Hormuz
Indonesia dan Jepang bahas perluasan peluang kerja serta pengembangan SDM terampil
Perkuat akses ke Amerika Selatan, Indonesia dan Peru sepakat percepat perundingan CEPA
Perkuat pertahanan udara Indo-Pasifik, TNI AU dan PACAF gelar A2AT ke-18 di Hawaii
KBRI Tokyo imbau WNI tetap waspada setelah gempa M7,1 di Kumamoto
World Para Athletics Grand Prix 2026: Tim Para Atletik Indonesia raih 16 medali
Pemerintah pantau kepulangan ABK Indonesia terdampak serangan rudal di Selat Hormuz
Indonesia perkuat koordinasi antar lembaga untuk ekspor mineral tanah jarang
Menlu RI dan Kanada sepati peluang baru perluas kemitraan strategis
Indonesia dorong DK PBB utamakan pencegahan konflik untuk jaga perdamaian global
Indonesia dan AS perkuat kerja sama zeni untuk tingkatkan ketahanan bencana
Korea Utara kritik peran AS di ASEAN, tegaskan dukungan pada stabilitas kawasan
KRI TNI AL Tiba di Vladivostok, Indonesia–Rusia gelar latihan maritim Orruda 2026
Indonesia kecam serangan kapal niaga di Laut Merah, soroti ancaman bagi perdagangan global
Presiden Prabowo tegaskan dukungan kemerdekaan Palestina tak bisa ditawar
Menteri Israel serbu Al-Aqsa, Indonesia dan 7 negara Muslim layangkan kecaman keras
Indonesia dorong ASEAN–Kanada tuntaskan FTA, garisbawahi ketahanan pangan dan energi
AS tegaskan komitmen ke Asia di tengah ketegangan global, ASEAN dorong kemitraan lebih konkret
Indonesia resmi jadi Dewan Auditor PBB gantikan China, perkuat peran global di bidang akuntabilitas
ASEAN-Türkiye resmi jadi mitra dialog, Sekjen ASEAN dan Wamenlu Türkiye bahas kerja sama strategis