DUNIA
2 menit membaca
Baznas RI gandeng Türkiye dalam kerja sama dana ZIS untuk program kemanusiaan
Baznas mengatakan kemitraan tersebut tidak hanya bersifat diplomatis, tetapi juga menghasilkan sejumlah program konkret untuk menyalurkan dana ZIS ke program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.
Baznas RI gandeng Türkiye dalam kerja sama dana ZIS untuk program kemanusiaan
Baznas RI gandeng Türkiye dalam kerja sama dana ZIS untuk program kemanusiaan. (Foto: BAZNAS RI)

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dalam pernyataan yang dirilis pada Kamis (5/5) memperkuat kemitraan internasionalnya dengan Türkiye melalui penjajakan kerja sama yang lebih luas dalam pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. 

Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan antara pimpinan Baznas dan Duta Besar Republik Turki untuk Indonesia di Jakarta, awal pekan ini.

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyatakan hubungan kedua pihak selama ini telah berkembang erat dan mencakup berbagai sektor, mulai dari kemanusiaan hingga pemberdayaan ekonomi dan sosial. 

“Kerja sama antara Baznas RI dan pihak Türkiye telah berjalan sangat erat, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial,” ujarnya.

Menurut Sodik, kemitraan tersebut tidak hanya bersifat diplomatis, tetapi juga menghasilkan sejumlah program konkret. Salah satunya adalah penghargaan kepada Turkish Cooperation and Coordination Agency (TİKA) sebagai mitra internasional terbaik dalam ajang Baznas Awards 2025 atas dukungannya terhadap pengembangan ekonomi.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia-Türkiye pererat hubungan strategis, dagang dan pertahanan dalam pertemuan menteri 2+2

Selain sektor ekonomi, kerja sama juga mencakup dialog pengelolaan zakat dan isu kemanusiaan, termasuk komunikasi intensif dengan Kedutaan Besar Türkiye dan Atase Agama sejak 2025. 

Dalam konteks tanggap bencana, Baznas turut berkontribusi saat gempa besar melanda Türkiye pada 2023 dengan menyalurkan bantuan dana dan logistik, serta mengirim tim ke wilayah terdampak bekerja sama dengan otoritas setempat.

Wakil Ketua Baznas RI, Zainut Tauhid Sa’adi, menekankan pentingnya kesinambungan kerja sama terutama di bidang pendidikan. Ia mendorong penguatan dukungan terhadap program beasiswa dan pengembangan Sekolah Cendekia Baznas. 

“Kami sangat berharap kolaborasi strategis ini terus berjalan secara berkelanjutan, terutama dalam memfasilitasi akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta memperkuat program beasiswa dan operasional Sekolah Cendekia Baznas,” katanya.

Kolaborasi lintas sektor

Dari pihak Türkiye, Duta Besar Talip Kucukcan menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia yang memiliki sistem pengelolaan zakat melalui lembaga negara. 

Ia juga menyatakan kesiapan pemerintah Türkiye untuk memperluas kolaborasi lintas sektor melalui sejumlah institusi resmi, seperti Turkiye Diyanet Vakfı (TDV), TİKA, Kızılay, dan AFAD.

Ke depan, Baznas menyebut telah menyiapkan sejumlah program strategis sebagai landasan penguatan kerja sama bilateral tersebut, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan umat dan respons kemanusiaan yang lebih terintegrasi.

TerkaitTRT Indonesia - Aplikasi visa kerja ke Türkiye capai 12.000, Indonesia percepat solusi penempatan
SUMBER:TRT Indonesia