ASIA
2 menit membaca
TNI AU tingkatkan kemampuan perang siber hadapi ancaman digital modern
Melalui latihan khusus, TNI AU memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi ancaman siber dan perang informasi yang semakin kompleks.
TNI AU tingkatkan kemampuan perang siber hadapi ancaman digital modern
TNI AU Uji Kemampuan Operasi Siber, Pernika, dan Informasi. Foto: IG/militer.udara

TNI Angkatan Udara (TNI AU) memperkuat kemampuan operasi siber melalui pelatihan peperangan siber bertajuk Latihan Operasi Pernika, Informasi, dan Cyber Warfare yang digelar di GOR Ganeca, Kodiklatau, Jakarta Timur, Senin (11/5).

Kegiatan tersebut diikuti personel dari berbagai satuan, antara lain intelijen, siber, penerangan, komunikasi elektronik (komlek), hukum, psikologi, serta informasi dan pengolahan data (infolahta).

Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AU (Kodiklatau), Marsda TNI Benny Arfan, mengatakan latihan ini bertujuan memperkuat sinergi antarunsur dalam menghadapi tantangan operasi modern.

“Melalui latihan ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar berbagai unsur sehingga mampu menghasilkan keunggulan dalam domain siber, informasi, dan elektronika secara terintegrasi,” kata Benny dalam keterangan resmi TNI AU, dikutip Antara.

Menurut dia, perkembangan perang modern saat ini tidak hanya terjadi di darat, laut, dan udara, tetapi juga merambah ruang siber dan spektrum elektromagnetik yang semakin dinamis.

Karena itu, personel TNI AU dituntut memiliki kemampuan untuk mengantisipasi berbagai bentuk ancaman, mulai dari serangan informasi hingga potensi kebocoran dan gangguan data yang berkaitan dengan kedaulatan negara.

Benny juga menegaskan bahwa peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) di bidang siber didukung oleh pemanfaatan teknologi yang terus berkembang.

Ia berharap melalui latihan ini, seluruh unsur TNI AU dapat semakin siap dalam menghadapi ancaman siber sekaligus memperkuat ketahanan nasional di era digital.

TerkaitTRT Indonesia - TNI AU dan RSAF pererat kemitraan strategis, fokus pada latihan tempur dan bantuan kemanusiaan
SUMBER:TRT Indonesia