ASIA
2 menit membaca
Pertamina siapkan 52 SPBU buka 24 jam untuk atasi kelangkaan BBM di Bali
Kondisi ini terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli. Kelangkaan tersebut mengganggu aktivitas warga yang harus mendatangi sejumlah SPBU untuk mencari BBM.
Pertamina siapkan 52 SPBU buka 24 jam untuk atasi kelangkaan BBM di Bali
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali membuat warga harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan bensin. / Arsip Reuters

Pertamina Patra Niaga menyiapkan 52 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang beroperasi selama 24 jam di Bali untuk mengatasi gangguan distribusi BBM yang memicu antrean kendaraan dalam beberapa hari terakhir.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, mengatakan daftar SPBU tersebut akan diperbarui secara berkala sesuai kondisi di lapangan. Pernyataan itu disampaikan di Denpasar pada Rabu (14/10).

Pertamina juga menambah petugas di SPBU untuk mencegah kelelahan pekerja dan menjaga kelancaran operasional. Perusahaan telah mendatangkan pasokan BBM melalui kapal tanker pada 7 dan 11 Oktober, masing-masing membawa pasokan yang mencakup 18.000 kiloliter Pertalite dan 2.500 kiloliter Pertamax di Terminal Manggis.

Kapal tanker lain dengan total muatan 26.200 kiloliter BBM tiba pada Senin dan Rabu pekan ini. Pengiriman berikutnya dijadwalkan pada Jumat (16/10) ke Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal Manggis di Kabupaten Karangasem.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyepakati pengoperasian 92 SPBU selama 24 jam di Denpasar dan Badung dalam pertemuan di Depo Pertamina Sanggaran, Selasa (13/10).

Antrean panjang

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali membuat warga harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan bensin. Antrean kendaraan hingga satu kilometer dan menyebabkan seorang perempuan pingsan setelah menunggu di SPBU.

Kondisi ini terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli. Kelangkaan tersebut mengganggu aktivitas warga yang harus mendatangi sejumlah SPBU untuk mencari BBM.

Di Klungkung, warga beralih mengantre Pertamax di SPBU Besang, Siku, dan Batu Tabih setelah stok Pertalite kosong. Sementara itu, warga Buleleng harus mendatangi beberapa SPBU untuk mendapatkan BBM, dengan antrean panjang terlihat di SPBU Jalan Gajah Mada, Singaraja.

Pertamina menyatakan akan menambah pasokan untuk memenuhi kebutuhan warga dan mengatasi gangguan distribusi di Bali.

Selain SPBU, Depo Pertamina Manggis dan Sanggaran akan beroperasi sepanjang hari. Pertamina juga akan menambah armada distribusi dari 90 menjadi 105 unit serta melibatkan tambahan operator dari Hiswana Migas dan personel TNI/Polri.

TerkaitKelangkaan bahan bakar di Sumatera picu antrean panjang hingga korban jiwa - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia