Wakil Presiden JD Vance bersama delegasi Amerika Serikat dijadwalkan tiba di Pakistan dalam beberapa jam ke depan untuk pembicaraan terkait Iran, kata Presiden Donald Trump kepada New York Post dalam wawancara pada Senin. Ia juga menyebut bersedia bertemu langsung dengan para pemimpin Iran jika ada kemajuan.
Secara terpisah, Trump juga mengatakan kepada jurnalis Fox News, Maria Bartiromo, bahwa kesepakatan dengan Iran akan ditandatangani “hari ini” di Islamabad, Pakistan.
Namun belum jelas kerangka waktu yang dimaksud, mengingat tidak diketahui kapan wawancara tersebut dilakukan.
Trump memperingatkan bahwa jika tidak ada kesepakatan yang tercapai, ia akan “menghancurkan setiap pembangkit listrik dan jembatan di Iran.”
Iran belum mengonfirmasi klaim tersebut maupun mengumumkan keputusan untuk mengirim delegasi ke Islamabad. Namun, sumber Pakistan mengatakan kepada New York Post bahwa Teheran “bersedia untuk putaran kedua,” meski “belum ada keputusan” yang diambil.
Pakistan sebelumnya menjadi tuan rumah pertemuan langsung tingkat tinggi pertama antara AS dan Iran pada 11-12 April, yang merupakan pertemuan semacam itu sejak kedua negara memutus hubungan diplomatik pada 1979. Namun, pembicaraan tersebut berakhir tanpa terobosan.













