DUNIA
2 menit membaca
Teknisi Lufthansa terluka setelah roda pendaratan pesawat ambruk di gerbang Bandara Frankfurt
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan pesawat Dreamliner milik Lufthansa tergeletak dengan bagian bawah badan menyentuh tanah di area gerbang keberangkatan setelah roda pendaratan depannya ambruk, memicu respons darurat besar-besaran.
Teknisi Lufthansa terluka setelah roda pendaratan pesawat ambruk di gerbang Bandara Frankfurt
Beberapa orang terluka akibat patahnya roda depan Boeing 787 di Bandara Frankfurt, menurut Lufthansa, Jerman, 4 Juni 2026. / Reuters

Sejumlah karyawan Lufthansa mengalami luka-luka dalam insiden yang melibatkan salah satu pesawat maskapai tersebut di Bandara Frankfurt, menurut laporan media.

Lufthansa mengonfirmasi bahwa sebuah "insiden" terjadi di Bandara Frankfurt sekitar pukul 12.45 waktu setempat (10.45 GMT) pada Kamis. Pesawat yang terlibat adalah Boeing 787-9 Dreamliner.

Kantor berita Jerman dpa mengutip seorang juru bicara yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa "saat sedang terparkir, roda pendaratan depan pesawat tiba-tiba terlipat."

Pesawat tersebut merupakan penerbangan LH450 yang dijadwalkan terbang menuju Los Angeles.

"Pada saat insiden terjadi, awak pesawat dan petugas darat berada di dalam pesawat. Penumpang belum melakukan proses naik ke pesawat," kata juru bicara Lufthansa. "Beberapa karyawan mengalami luka-luka dan saat ini sedang menjalani perawatan medis."

Penyebab pasti insiden tersebut masih diselidiki bersama otoritas terkait. Teknisi dan tim pendukung juga telah dikerahkan ke lokasi.

Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan Dreamliner tersebut tergeletak dengan badan pesawat menyentuh tanah tepat di samping gerbang keberangkatan, sementara sejumlah besar petugas tanggap darurat tampak berada di lokasi kejadian.

Video yang beredar secara daring menunjukkan bagian hidung pesawat tiba-tiba ambruk ke bawah. Roda pendaratan depan terlihat tertekuk ke depan, dua panel pada komponen roda pendaratan depan tampak terlepas, dan mesin pesawat terlihat sangat dekat dengan permukaan tanah.

Menurut keterangan perusahaan, Lufthansa telah membentuk tim manajemen krisis dan menyatakan akan mengeluarkan pernyataan lanjutan terkait insiden tersebut.

Boeing 787-9 tersebut dilaporkan baru mulai beroperasi secara reguler sejak pertengahan Januari 2026.

SUMBER:TRT World & Agencies