DUNIA
2 menit membaca
25 kapal melintasi Selat Hormuz saat lalu lintas maritim terus berlangsung meskipun blokade AS
Sekitar 2.000 kapal dilaporkan terjebak di sisi Teluk, sementara sekitar 400 kapal sedang menunggu untuk memasuki Teluk melalui selat.
25 kapal melintasi Selat Hormuz saat lalu lintas maritim terus berlangsung meskipun blokade AS
Data dari MarineTraffic menunjukkan bahwa kapal-kapal yang disanksi AS juga melintasi selat tersebut. (Foto: DOKUMENTASI) / Reuters
15 April 2026

Lalu lintas kapal terus berlangsung melalui Selat Hormuz saat pasukan angkatan laut AS memberlakukan blokade terhadap pembatasan Iran di jalur perairan strategis tersebut.

Sejak blokade dimulai pada Senin pukul 17.30 waktu setempat di Iran (1400 GMT), 14 kapal telah memasuki Teluk dan tujuh kapal telah keluar dari selat selama periode ini.

Sebanyak 25 kapal melintasi selat, sementara 13 kapal tetap berada di sana per 2010 GMT pada Selasa, menurut statistik Anadolu Agency dari sumber terkait.

Empat dari kapal tersebut adalah tanker, termasuk kapal kargo curah berbendera Liberia Christianna, tanker minyak yang dikenai sanksi AS Rich Starry dan Murlikishan, serta Peace Gulf berbendera Panama.

Saat keempat tanker itu melintasi selat, mereka tampak berhenti sebelum bergerak maju mendekati garis blokade AS di sepanjang Teluk Gwadar dan Ras al Hadd.

Per Selasa, sekitar 2.000 kapal terperangkap di sisi Teluk, dan sekitar 400 kapal menunggu untuk memasuki Teluk melalui Hormuz.

Data dari MarineTraffic menunjukkan bahwa kapal-kapal yang dikenai sanksi AS juga melintasi selat tersebut.

Pasukan angkatan laut AS dilaporkan menegakkan blokade sepanjang garis antara Teluk Gwadar dan Ras al Hadd, di mana lalu lintas kapal yang padat terus berlanjut sejak operasi dimulai.

TankerTraffic menyatakan bahwa beberapa kapal memancarkan sinyal sistem identifikasi otomatis (AIS) palsu untuk menyembunyikan identitas mereka.

Blokade yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump mulai berlaku pada 1400 GMT hari Senin setelah pembicaraan antara Washington dan Teheran runtuh akhir pekan lalu di Islamabad.

TerkaitTRT Indonesia - Iran tolak usulan AS untuk berbagi kendali atas Selat Hormuz
SUMBER:TRT World & Agencies