Sebuah drone laut meledak pada hari Jumat di pelabuhan Laut Hitam Rumania di Constanta saat pihak berwenang sedang memeriksa perangkat itu setelah dibawa ke darat, lapor media lokal.
Dinas Intelijen Rumania, Penjaga Pantai, dan Kementerian Pertahanan Nasional telah mengamankan dan mengisolasi kawasan tersebut, dan para spesialis sedang menilai serta berusaha membuat benda itu aman ketika ledakan terjadi, menurut Antena 3 CNN.
Departemen Rumania untuk Situasi Darurat (DSU) mengatakan ledakan terjadi pada pukul 10.28 pagi waktu setempat (07.28 GMT) di dermaga 78 setelah pihak berwenang mendapat laporan lebih awal pagi tentang keberadaan perangkat itu di area pelabuhan.
Kepala DSU Raed Arafat mengatakan kawasan itu telah dievakuasi sebagai tindakan pencegahan dan tidak ada korban yang dilaporkan. Pihak berwenang menurunkan helikopter untuk memeriksa garis pantai karena kekhawatiran bahwa drone maritim lain mungkin berada di wilayah tersebut.
Mengutip sumber militer, penyiar Rumania Digi24 melaporkan bahwa perangkat itu adalah drone maritim Magura V5 yang digunakan oleh pasukan Ukraina. Laporan itu juga menyebutkan empat perahu lain yang membawa bahan peledak ditemukan di lepas pantai Constanta, meskipun pihak berwenang belum secara resmi mengonfirmasi informasi tersebut.
Mereka juga menekankan bahwa perangkat itu bukan bagian dari peralatan militer Rumania dan tidak terlibat dalam latihan terbaru yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan.
Presiden Nicusor Dan mengatakan ia diberi tahu tentang insiden tersebut saat dalam perjalanan ke Montenegro untuk KTT Uni Eropa-Balkan Barat dan memuji layanan keamanan atas tindakan cepat mereka. Ia mengatakan kawasan itu telah dievakuasi sebelum ledakan dan tidak ada indikasi korban.
Drone tersebut dilaporkan telah diangkat dari laut dan dibawa ke pelabuhan sebelum meledak saat proses pemeriksaan.
Pihak berwenang Rumania belum mengungkapkan asal usul drone atau bagaimana perangkat itu sampai di pantai negara tersebut.









