Menyusul gempa berkekuatan M 6,9 di barat Sumatera serta gempa susulan M 5,9 di Flores pada Senin dini hari (17/8), apa sebenarnya yang sedang terjadi di bawah Cincin Api Pasifik—dan mengapa kawasan ini menjadi pusat dari 90% gempa bumi di dunia?
40.000 km Aktivitas Seismik
Cincin Api Pasifik merupakan jalur raksasa berbentuk tapal kuda di sekeliling Samudra Pasifik. Jalur ini menjadi titik temu dan gesekan antar-lempeng tektonik.
Kawasan ini merupakan salah satu wilayah paling aktif secara geologis di muka bumi.
Mengapa 90% gempa bumi terjadi di wilayah ini?
Kawasan ini dipenuhi jalur sesar aktif, tempat bertemunya lempeng-lempeng tektonik—lempengan raksasa penyusun kerak bumi yang terus-menerus bergerak.
Saat lempeng-lempeng ini saling bergesekan, bertumpukan, atau bertabrakan, energi tekanannya terus menumpuk. Ketika tekanan tersebut akhirnya terlepas, terjadilah bencana alam seperti gempa bumi.
Bisakah satu gempa bumi memicu gempa lainnya?
Belum tentu.
Cincin Api Pasifik bukanlah satu garis sesar tunggal, melainkan kawasan sangat luas tempat berbagai lempeng tektonik saling berinteraksi.
Karena itulah gempa besar di Amerika Selatan tidak serta-merta memicu aktivitas seismik di Jepang atau Selandia Baru secara langsung.
Bukan hanya gempa bumi...
Lebih dari 75% gunung api aktif di dunia berada di kawasan Cincin Api Pasifik.
Aktivitas pergerakan lempeng tektonik yang memicu gempa tersebut juga menjadi penyebab utama di balik letusan gunung berapi dan tsunami.





















