BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia siapkan tambahan subsidi energi hingga Rp100 triliun imbas konflik Iran
Lonjakan harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah diperkirakan menambah beban subsidi energi Indonesia hingga Rp100 triliun tahun ini.
Indonesia siapkan tambahan subsidi energi hingga Rp100 triliun imbas konflik Iran
Pemerintah membatasi penjualan BBM menyusul lonjakan harga di tengah konflik AS-Israel dengan Iran. / Reuters
2 jam yang lalu

Kementerian Keuangan memperkirakan kebutuhan tambahan anggaran subsidi energi dapat mencapai Rp100 triliun seiring kenaikan tajam harga minyak dunia dalam beberapa waktu terakhir.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan tekanan tersebut juga berdampak pada proyeksi fiskal. Defisit anggaran diperkirakan melebar menjadi sekitar 2,9 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2026, naik dari target awal 2,68 persen dalam APBN tahun berjalan.

Sebelumnya, anggaran sebesar Rp381,3 triliun telah dialokasikan untuk subsidi energi dan kompensasi kepada BUMN sektor energi, seperti Pertamina dan PLN, guna menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik tetap stabil di tengah fluktuasi pasar global.

Perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi harga minyak mentah Indonesia sebesar US$70 per barel dan nilai tukar rupiah sekitar Rp16.500 per dolar AS. Namun, kondisi pasar berubah setelah harga minyak sempat melonjak hingga US$100 per barel akibat terganggunya distribusi global.

TerkaitTRT Indonesia - Harga minyak melonjak lampaui $105 per barel saat perang terhadap Iran terus berlanjut

Efisiensi anggaran dan langkah antisipasi

Sebagai respons, pemerintah akan melakukan penyesuaian melalui efisiensi belanja di sejumlah kementerian dan lembaga, meski rincian sektor yang terdampak belum diungkapkan.

Selain itu, sejumlah kebijakan pengendalian konsumsi energi mulai diterapkan, termasuk pembatasan penjualan bahan bakar serta penerapan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan sekitar Rp130 triliun potensi penghematan anggaran telah diidentifikasi. Dana tersebut akan dialokasikan ulang untuk memperkuat bantalan fiskal dalam menghadapi dampak konflik Iran terhadap perekonomian nasional.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah tekanan harga energi yang masih tinggi.

TerkaitTRT Indonesia - Mulai minggu ini, Indonesia terapkan WFH setiap Jumat untuk ASN agar hemat energi. Berikut detailnya
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Pasar saham Asia alami penurunan terbesar sejak 2008, mata uang melemah akibat perang Iran
Presiden Prabowo pantau penandatanganan investasi senilai lebih dari 22 miliar USD di Jepang
Perang Iran tekan ekonomi Asia, kurs anjlok dan harga energi melonjak
OECD turunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akibat ketegangan AS-Iran
IHSG tertekan imbas ketegangan AS-Iran dan harga minyak melonjak
Indonesia pertimbangkan batas produksi nikel dan batu bara seiring harga menguat
Harga minyak turun saat Trump 'tunda serangan' ke Iran di tengah negosiasi damai yang tidak pasti
Asia Tenggara percepat pengembangan nuklir di tengah krisis energi global
OJK setujui penerapan bertahap aturan free float selama tiga tahun
Emas spot jatuh di bawah $4.500 saat konflik Timur Tengah memicu volatilitas
IHSG bergejolak, pasar dibayangi ketidakpastian negosiasi perang AS terhadap Iran
Minyak merosot, saham menguat karena harapan deeskalasi perang Iran
Kerja sama pertahanan RI–Prancis menguat, pengiriman Rafale berlanjut tahun ini
Roblox siapkan pembatasan baru untuk pengguna di Indonesia jelang aturan usia minimum
Lonjakan harga minyak picu arus keluar besar dari saham Asia
Filipina andalkan batu bara Indonesia hadapi lonjakan energi
Elon Musk rencanakan proyek ‘Terafab’ untuk produksi chip AI skala besar
Ekonomi global dalam “ancaman besar” akibat krisis Selat Hormuz — kepala IEA
Pasar anjlok, harga minyak melonjak setelah ultimatum 48 jam Trump kepada Iran
BI tingkatkan pengawasan rupiah saat Lebaran di tengah tekanan pasar global