IKLIM
2 menit membaca
Kebakaran di Blok Bantengan, jalur menuju Bromo ditutup sebagian
Balai Besar TNBTS menutup sebagian akses wisata ke Gunung Bromo mulai Senin (3/8) malam akibat kebakaran di Blok Bantengan. Pengunjung diimbau tidak menyalakan api sembarangan demi keselamatan bersama.
Kebakaran di Blok Bantengan, jalur menuju Bromo ditutup sebagian
Kebakaran hutan di kawasan gunung Bromo. Foto: X/@naufalllt

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memperketat pengawasan aktivitas wisata dan menutup sebagian jalur penyeberangan menuju kawasan Gunung Bromo. Langkah darurat ini diambil menyusul insiden kebakaran hutan yang melanda kawasan Blok Bantengan sejak Senin (3/8) sore.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan bahwa penutupan tiga titik masuk dilakukan guna mempermudah proses pemadaman api sekaligus menjamin keselamatan para wisatawan.

"Untuk memfasilitasi upaya pemadaman dan mempertimbangkan keselamatan pengunjung, kunjungan wisata ke Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro ditutup untuk wisatawan," kata Rudi di Malang, Jawa Timur.

Penutupan ketiga jalur akses tersebut berlaku mulai Senin pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Laporan awal menunjukkan bahwa percikan api pertama kali terdeteksi di Blok Bantengan sekitar pukul 17.00 WIB.

Meski tiga jalur utama ditutup, wisatawan masih dapat mengunjungi area Gunung Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan. Namun, area kunjungan dibatasi hanya sampai kawasan Lautan Pasir, sementara area Savana ditutup total dari aktivitas wisatawan.

Rudi mengimbau masyarakat, wisatawan, serta pelaku jasa wisata untuk bekerja sama menjaga kelestarian TNBTS. "Perhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan kita bersama," tegasnya.

Sementara itu, Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menyatakan bahwa pihak otoritas saat ini masih berfokus penuh pada pemadaman dan belum bisa memproyeksikan luas lahan yang hangus terbakar.

"Belum ada perkiraan. Saat ini tim masih fokus memadamkan api. Setelah api padam dan situasi dinyatakan aman, tim akan melakukan pengukuran untuk menentukan luas area yang terdampak," ujar Endrip.

Kebakaran lahan kering di musim kemarau kerap menjadi ancaman serius bagi kawasan konservasi di Jawa Timur, sehingga kewaspadaan ekstra dari para wisatawan sangat diperlukan untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.

TerkaitFenomena embun es terjadi di kawasan Dieng dan Bromo - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia