ASIA
2 menit membaca
Dukung program transmigrasi Indonesia, China perkuat kerja sama pembangunan pedesaan
China menyatakan dukungan penuh terhadap program transformasi transmigrasi Indonesia melalui Ekspedisi Patriot 2026. Kerja sama difokuskan pada pembangunan pedesaan, pengentasan kemiskinan, dan penyiapan proyek investasi.
Dukung program transmigrasi Indonesia, China perkuat kerja sama pembangunan pedesaan
Menteri Transmigrasi dan Dubes China hadiri pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Jakarta. Foto: Kementerian Transmigrasi

Pemerintah Republik Rakyat China (RRC) menegaskan komitmennya untuk mendukung program transformasi transmigrasi yang digagas Pemerintah Indonesia. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan kerja sama bilateral di bidang pembangunan pedesaan, pengentasan kemiskinan, serta modernisasi kawasan daerah.

Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong, menyampaikan dukungan tersebut saat menghadiri pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang digelar oleh Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia di Jakarta. Menurutnya, inisiatif ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam mendorong pemerataan pembangunan nasional.

"Keberhasilan Tim Ekspedisi Patriot 2026 akan menjadi simbol persahabatan yang abadi dan kerja sama yang saling menguntungkan antara China dan Indonesia," ujar Wang dalam keterangan resminya, Senin (3/8).

Wang mengungkapkan bahwa hubungan bilateral kedua negara terus menguat seiring intensitas pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping. Pertemuan-pertemuan strategis tersebut telah menghasilkan berbagai kesepakatan penting, khususnya di bidang pemberdayaan masyarakat desa.

Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, China membuka kesempatan bagi pemerintah daerah dari wilayah transmigrasi di Indonesia untuk mempelajari praktik revitalisasi pedesaan di negaranya. Sejumlah delegasi Indonesia sebelumnya telah melakukan kunjungan studi ke Shanghai dan Provinsi Hubei guna mempelajari kebijakan pengentasan kemiskinan ekstrem yang dinilai sukses diterapkan China pada 2021 lalu.

Pada program tahun ini, Kementerian Transmigrasi menerjunkan sebanyak 1.476 peserta yang terbagi ke dalam 246 tim menuju 53 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Para peserta bertugas melakukan pendampingan masyarakat, uji kelayakan, serta menyusun dokumen proyek yang siap diinvestasikan (investment-ready project) guna memacu pertumbuhan ekonomi lokal.

Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menjelaskan bahwa lokasi penerjunan tahun ini merupakan bagian dari 154 kawasan transmigrasi prioritas yang telah dipetakan sejak 2025. Untuk menyukseskan program strategis tersebut, Kementerian Transmigrasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp226 miliar atau sekitar 35 persen dari total anggaran kementerian pada tahun 2026.

Melalui sinergi ini, China berharap Tim Ekspedisi Patriot 2026 dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah sekaligus mempererat kemitraan jangka panjang kedua negara dalam mewujudkan kawasan pedesaan yang sejahtera.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan China perkuat kemitraan strategis transisi energi bersih dan aksi iklim
SUMBER:TRT Indonesia