KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Ledakan mengguncang Pulau Qeshm Iran, Kuwait cegat gelombang serangan rudal
Media Iran melaporkan ledakan di wilayah pesisir Pulau Qeshm, sementara militer Kuwait menyebut suara ledakan yang terdengar di seluruh negeri berasal dari operasi pencegatan sistem pertahanan udara.
Ledakan mengguncang Pulau Qeshm Iran, Kuwait cegat gelombang serangan rudal
Media Iran melaporkan ledakan terjadi di Pulau Qeshm, Iran, yang terletak di Selat Hormuz. (Foto: ARSIP) / AP

Ledakan terdengar di Pulau Qeshm, Iran, menurut laporan media setempat.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan serangan yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait dilancarkan setelah apa yang mereka sebut sebagai serangan AS terhadap Pulau Qeshm di selatan Iran.

Dalam pernyataannya, IRGC mengatakan Pasukan Dirgantara mereka meluncurkan serangan rudal yang menyasar pangkalan militer AS di Kuwait sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Iran di Pulau Qeshm.

IRGC memperingatkan bahwa setiap serangan lanjutan terhadap Iran akan dibalas secara "tegas", seraya menegaskan pihak-pihak yang terlibat dalam aksi terhadap Iran akan menghadapi konsekuensinya.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi serangan di Pulau Qeshm tersebut.

"Pasukan AS berhasil menggagalkan sejumlah rudal balistik dan drone Iran serta melancarkan serangan untuk membela diri di Pulau Qeshm sebagai respons atas upaya serangan Iran di berbagai wilayah Timur Tengah pada 2 Juni," tulis CENTCOM melalui platform X.

Pasukan AS juga menembak jatuh tiga drone bunuh diri yang diluncurkan Iran ke arah kapal-kapal sipil, tambahnya.

Tidak ada personel AS yang mengalami cedera.

Sementara itu, sistem pertahanan udara Kuwait merespons serangan rudal dan drone yang disebut "bermusuhan" pada Rabu dini hari, menurut militer negara tersebut.

Militer Kuwait mengatakan suara ledakan yang terdengar di berbagai wilayah negara itu merupakan hasil operasi pencegatan yang dilakukan sistem pertahanan udara.

Belum ada rincian lebih lanjut yang segera diumumkan.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak akhir Februari setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran yang menewaskan lebih dari 3.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta sejumlah komandan militer senior dan pejabat pemerintah.

Gencatan senjata yang dimediasi Pakistan mulai berlaku pada 8 April, namun upaya untuk mencapai kesepakatan yang lebih luas sejauh ini belum membuahkan hasil.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Inflasi AS sentuh level tertinggi dalam tiga tahun, perang Iran dan blokade Hormuz jadi pemicu
Pentagon sebut perang AS melawan Iran telah menelan biaya 29 miliar dolar AS
Korea Selatan akan ikut pertemuan keamanan Selat Hormuz usai serangan kapal kargo
Netanyahu peringatkan perang melawan Iran 'belum selesai' selama material nuklir masih ada
Iran masih kaji proposal AS yang disampaikan lewat Pakistan
Iran sebut rencana AS di Selat Hormuz sebagai pelanggaran gencatan senjata
Poin-poin penting kesaksian kongres pertama Pete Hegseth sejak perang Iran dimulai
5 hal yang perlu diketahui tentang KTT GCC di Jeddah
Harga minyak melonjak di tengah kekhawatiran intensifikasi blokade ganda Iran-AS di Selat Hormuz
UEA keluar dari OPEC saat harga minyak melonjak di tengah kebuntuan AS-Iran
Di balik meja perundingan Iran: mengapa Israel masih di luar proses negosiasi?
Israel kembali lakukan serangan ke Lebanon meski gencatan senjata diperpanjang
Biaya Terusan Panama melonjak hingga $4 juta saat gangguan di Hormuz membentuk kembali rute pelayaran global
AS ancam sanksi terhadap fasilitator perdagangan Iran
Iran peringatkan balasan lebih kuat jika kembali diserang
Minyak & saham turun saat pelaku pasar nilai peluang  perpanjang gencatan senjata AS–Iran
Ikatan yang tak terputus itu kini justru memecah Timur Tengah
Kuwait terapkan force majeure pada ekspor minyak saat blokade Hormuz berdampak
Vance dan delegasi AS dijadwalkan tiba di Islamabad bahas Iran: Trump
Dua kapal tanker Pertamina tertahan akibat penutupan kembali Selat Hormuz