Pengadilan Bosnia pada Senin (11/5) menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada seorang pria Serbia Bosnia atas pembunuhan lima warga Muslim selama perang di negara Balkan tersebut pada 1990-an.
Dusko Zoric, mantan tentara berusia 55 tahun yang diekstradisi dari Jerman tahun lalu, dinyatakan bersalah oleh pengadilan negara Bosnia atas kejahatan terhadap kemanusiaan dalam konflik 1992–1995 yang menewaskan sekitar 100.000 orang.
Sedikitnya 69 warga Muslim Bosnia, setengah di antaranya perempuan dan anak-anak, tewas oleh pasukan Serbia Bosnia di desa Zecovi dekat Prijedor pada Juli 1992.
Prijedor dikenal karena keberadaan kamp tahanan Omarska, Keraterm, dan Trnopolje yang dijuluki “Segitiga Teror”, tempat sekitar 6.000 orang, mayoritas Muslim Bosnia dan Kroasia, dibunuh antara April hingga Agustus 1992.
Hakim Saban Maksumic menyatakan lima pria yang dibunuh Zoric sebelumnya ditangkap di rumah mereka di desa tersebut.
Terdakwa yang saat itu berusia 21 tahun disebut menembak para korban dengan senapan otomatis di pinggir jalan. Maksumic menegaskan keterlibatan Zoric terbukti “tanpa keraguan yang wajar”.
Namun, Zoric dibebaskan dari dakwaan keterlibatan dalam pembunuhan sekitar 30 perempuan dan anak-anak yang terjadi dua hari kemudian saat mereka bersembunyi di dua rumah di Zecovi.
Seorang penyintas yang saat itu berusia 15 tahun mengidentifikasi Zoric, tetapi hakim menyatakan tidak ada bukti yang cukup kuat.
Lima mantan tentara Serbia Bosnia lainnya telah lebih dulu dijatuhi hukuman antara lima hingga 20 tahun penjara pada 2023 terkait pembantaian tersebut.















